// <![CDATA[PEMBUATAN PROTOTIP POMPA AIR SENTRIFUGAL DENGAN TENAGA MIKROHIDRO UNTUK PENYEBARAN AIR BAKU (Studi Kasus Desa Sukarame Kecamatan Leles Kabupaten Garut)]]> Yati Muliati S N, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ully Christianti/22-1999-165 Penulis
Daerah pegunungan yang dikelilingi oleh perbukitan ditinjau secara sepintas merupakan daerah sumber air yang sangat betlimpah, sehingga di daerah tersebut tidak kesulitan air dan lahan-lahannya juga merupakan lahan pertanian yang sangat potensial karena sumber air di lokasi ini tersebar di berbagai tempat dengan debit yang kontinyu. Anggapan tersebut tidak selalu benar karena dalam kenyataannya pada saat ini masalah kekeringan di daerah pegunungan telah banyak terjadi di beberapa daerah terutama pada saat musim kemarau. Adapun masalah kekeringan di daerah ini disebabkan oleh beberapa ha1 seperti kondisi hidrologi pada musim kemarau telah mengakibatkan berkurangnya debit air yang ada, kondisi topografi yang berupa perbedam elevasi ketinggian medan dan arah jorokan pada saat musim kemarau telah mengakibatkan air tanah makin menurun, juga kondisi geologi yang berupa formasi batuan atau tekstur tanah telah mengakibatkan air tanah makin berkurang daya resapnya. Sehingga dengan kondisi tersebut, pada umumnya air akan berkumpul di daerah yang lebih rendah yaitu di daerah- daerah lembah atau sungai-sungai dan sebagai dampaknya yaitu ada beberapa yang tidak mendapat air atau kekeringan. Untuk mengatasi masalah brsebut, dilakukan uji coba pemasangan pompa air sentrifugal dengan tenaga mikrohidro yang dilengkapi dengan bangunan lainnya untuk menaikan air dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi. Adapun kinerjanya adalah dengan cara memanfaatkan air dari saluran irigasi Cineang yang bcrsumber dari situ Sukarame.yang diterjunkan setinggi 6.40 m dan dinaikan ke alas setinggi 28.00 m. Selanjutnya air itu ditampung pada suatu bak untuk didistribusikan ke masyarakat.