// <![CDATA[IMPLEMENTASI ALGORITMA CRC 32 UNTUK MENDETEKSI KERUSAKAN FILE]]> Dewi Rosmala, S.Si, M.IT. Dosen Pembimbing 1 Sofia Umaroh, S.Pd., M.T. Dosen Pembimbing 2 Muhammad Fadlilah Putra /15-2013-031 Penulis
Kerusakan pada file terjadi karena adanya perubahan isi dari file yang dapat mengakibatkan file tersebut tidak dapat dibuka sama sekali atau file tersebut rusak. Kerusakan ini bisa diakibatkan oleh pemadaman komputer secara paksa virus mengakibatkan rangkaian pada file digital berubah. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk melakukan pengecekan kerusakan file adalah CRC (Cylic Redundancy Check) CRC memiliki beberapa varian bergantung pada bilangan polynominal yang digunakan dalam proses komputasi. digunakan CRC32. nilai 32 sendiri memiliki arti sebagai nilai dari polynominal yang bernilai 32 bit Sesuai dengan fungsi utama dari fungsi hashing, CRC32 berfungsi untuk mengambil penanda dari sebuah file yang nantinya akan dipakai sebagai acuan untuk memeriksa apakah suatu file adalah file error atau bukan. CRC32 merupakan metode yang sangat akurat dalam mendeteksi kerusakan terhadap sebuah file. Dengan menggunakan nilai checksum sebuah file, dimana nilai checksum merupakan identitas file tersebut, metode ini dapat mendeteksi perubahan perubahan yang terjadi pada file tersebut. Pengambilan data yang dilakukan pada 30 sampel uji file, dari 30 file yang telah diuji 26 diantaranya mendapatkan hasil tidak berubah, 1 file mengalami perubahan isi, dan 3 file terakhir tidak mengalami perubahan ataupun perubahan dikarenakan file tersebut baru pertama kali melakukan proses pendeteksian.