// <![CDATA[STUDI PEMANFAATAN ASPAL SINTETIS UNTUK MATERIAL PERKERASAN JALAN]]> Elkhasnet., Ir., M.T Dosen Pembimbing 1 Hario Adi Prabowo/22-1996-072 Penulis
Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi yang penting guna menunjang pembangunan di segala bidang. Hasil penngamatan menunjukkan bahwa beban lalu lintas semakin bertambah berat sehingga diperlukan suatu konstruksi perkerasan jalan yang baik dan memiliki keawetan sesuai dengan umur rencana dan dapat memberikau keamanan serta kenyamanan bagi pemakainya. Perkerasan sangat bergantung pada daya dukung, keawetan dan mutu perkerasan jalan. Aspal alam yang dimiliki Indonesia berasal dari gunung yaitu aspal Buton dan aspal buatan (aspal minyak) yang merupakan hasil dari penyulingan minyak bumi. Limbah sampah plastik di Indonesia sangat banyak dan tidak dapat di daur ulang, karena berbahan baku styrofoam. Hal tersebut perlu dimanfaatkan. Limbah plastik yang ada tidak sulit untuk dikumpulkan karena pada tempat pembuangan sampah, plastik tersebut sudah dipisahkan oleh para pemulung. Melalui penelitian ini akan dibuat suatu jenis aspal dengan menggunakan sampah plastik sebagai salah satu bahannya sehingga dapat bermanfaat untuk perkerasan jalan serta dapat memperkecil biaya konstruksi suatu jalan. Aspal yang akan diteliti adalah aspal sintetis, bahan bakunya berasal dari residu oli sintetis. Aspal sintetis ini terbuat dari 2 unsur tersebut yaitu residu oli dan sampah plastik, dicampur dengan getah pohon pinus dan batu kapur. Bahan baku yang ramah lingkungan sehingga menghasilkan produk yang bermanfaat perlu ditelaah lebih lanjut. mempunyai nilai penetrasi 33.34 dan 37.2, nilai titik lembek lebih tinggi dari aspal minyak, tidak mudah melentur apabila digunakan sebagai perkerasan. Kadar spa terhadap campuran dari benda uji adalah 10%, 10.5%, 11%, 11.5%, dan 12% karena dengan kadar yang lebih kecil, ikatan antara agregat tidak baik. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa Stabilitas cukup tinggi berkisar 2000 - 3000 kg.