// <![CDATA[PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ADSORBEN PADA PENINGKATAN MUTU MINYAK DEDAK PADI]]> 0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Oktavianti Maretha Milansyah /14-2015-088 Penulis Aulia Utami /14-2015-093 Penulis
Dedak padi merupakan produk samping dari proses penggilingan padi yang dapat dimanfaatkan menjadi minyak dedak padi yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Minyak dedak padi atau lebih dikenal dengan rice brand oil merupakan minyak hasil ekstraksi dedak padi. Dengan mutu dedak padi yang baik akan diperoleh mutu minyak dedak padi yang baik pula, sehingga memenuhi persyaratan mutu apabila diolah lebih lanjut menjadi produk minyak pangan atau minyak kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas minyak dedak padi dan meminimalisir kadar asam lemak bebas yang terkandung dalam minyak dedak padi. Selain itu juga untuk mengetahui jenis adsorben terbaik yang digunakan pada proses pemurnian minyak dedak padi. Bahan baku berupa dedak padi yang telah dilakukan proses vacuuming dan stabilisasi. Proses pengekstrakan dilakukan dengan metode ekstraksi maserasi, sedangkan proses pemisahan minyak dengan pelarutnya menggunakan metode distilasi sederhana. Pemurnian minyak dedak padi dilakukan dengan penambahan adsorben pada minyak dedak padi. Mutu minyak dedak padi ditinjau dari banyaknya asam lemak bebas yang terkandung di dalam minyak dedak padi tersebut. Proses ekstraksi menggunakan pelarut berupa ethanol, waktu ekstraksi dilakukan selama 8 jam dengan skala pengadukan 8 pada temperature ruang menggunakan bejana tertutup. Selanjutnya minyak dipisahkan dari ethanol menggunakan metode distilasi sederhana yang dilengkapi dengan waterbath agar panas tidak kontak langsung dengan minyak dedak padi. Pada proses pemisahan pelarut menggunakan metode distilasi, minyak yang dihasilkan terbentuk dua lapisan. Lapisan minyak berada pada lapisan atas sehingga dilakukan pemisahan dengan corong pisah, minyak tersebut masih berwarna gelap dan kental sehingga perlu dilakukan proses adsorpsi guna menjerap pengotor, air, getah, dan asam lemak bebas yang terkandung dalam minyak dedak padi. Adsorben yang digunakan pada penelitian adalah zeolit, bentonit dan karbon aktif dengan konsentrasi penambahan sebanyak 20%, 30% dan 40% dari massa minyak dedak padi. Adsorpsi dilakukan selama 3 jam pada temperature 50oC dengan kecepatan pengadukan sebesar 500rpm. Analisis minyak dedak padi yang dilakukan berupa yield, densitas, indeks bias, viskositas, bilangan asam, bilangan iodium, iv dan bilangan penyabunan pada minyak dedak padi sebelum dan sesudah dilakukan adsorpsi. Hasil terbaik dari penelitian ini yaitu pada adsorpsi dengan penambahan 40% massa bentonit yang dapat menurunkan bilangan asam sebesar 3,37 mg KOH/g minyak dan memiliki tiga komponen utama penyusun minyak dedak padi yang mendekati literature yaitu sebanyak 45,74% asam oleat, 14,89% asam palmitat dan 36,7% asam linoleat.