Detail Cantuman

ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN

ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN


Tanaman pepaya adalah tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu bagian yang dapat dimanfaatkan dari tanaman pepaya adalah daun pepaya. Daun pepaya biasanya menjadi limbah atau digunakan sebagai lalapan ketika makan. Daun pepaya mengandung protein yang disebut dengan enzim papain. Enzim papain ini dapat dimanfaatkan untuk melunakkan daging, bahan baku obat dan kosmetik, penggumpalan susu dalam pembuatan keju dan berbagai manfaat lain. Enzim papain diperoleh melalui proses isolasi enzim yang antara lain melalui pengendapan dengan pelarut organik, pengendapan dengan garam organik dan pemisahan berdasarkan ukuran molekul (pemisahan dengan membran). Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh enzim papain dari daun pepaya dalam bentuk serbuk selanjutnya menentukan konsentrasi pelarut organik terbaik, konsentrasi garam terbaik dan beda tekan terbaik yang ditinjau dari nilai yield dan keaktifan enzim yang dihasilkan.Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: persiapan awal daun pepaya, proses isolasi enzim papain, pengeringan dan analisis enzim papain yang diperoleh. Variabel berubah yang diamati meliputi : proses isolasi melalui ekstraksi menggunakan pelarut organik dengan konsentrasi aseton 30%, 50% dan 70%, presipitasi menggunakan garam dengan konsentrasi ammonium sulfat 20%, 40%, 60% dan 80%, dan pemisahan menggunakan membran mikrofiltrasi dan ultrafiltrasi dengan beda tekan 0,6 kg/cm2; 1 kg/cm2 dan 1,4 kg/cm2. Setelah dilakukan proses isolasi, enzim papain dikeringkan untuk memperoleh serbuk dan selanjutnya dianalisis keaktifannya dengan menggunakan keaktifan metode Gelatin Digesting Unit (GDU) dan dihitung % yieldnya. Hasil penelitian yang diperoleh nilai yield sebesar 0,86%-10,67 berdasarkan basis basah dan nilai keaktifan enzim diperoleh sebesar 420-1960 GDU/g serta warna enzim papain kering yang dihasilkan berwarna hijau tua serta metode terbaik pada penelitian ini ditinjau dari nilai %yield adalah metode presipitasi dengan nilai %yield yaitu 3,53% ,ditinjau dari nilai %kadar air adalah metode ekstraksi dengan nilai %kadar air yaitu 0,56% dan ditinjau dari nilai aktivitas enzim adalah pemisahan dengan membrane dengan nilai keaktifan enzim sebesar 1960 GDU/g.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Neneng Fatimah /14-2015-013 - Personal Name
Angela Phoebe Natasha Sipahutar /14-2015-020 - Personal Name
0406077102 - Ronny Kurniawan S.T., M.T - Personal Name
No. Panggil 544TK/19
Subyek enzim papain, presipitasi, ekstraksi, membran
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2019
Jurusan Teknik Kimia
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2019).ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN().Teknik Kimia:FTI

.ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

.ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

.ISOLASI ENZIM PAPAIN DARI DAUN PEPAYA DENGAN METODE EKSTRAKSI, PRESIPITASI DAN PEMISAHAN DENGAN MEMBRAN().Teknik Kimia:FTI,2019.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id