PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KERANG HIJAU SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)


Limbah cangkang kerang hijau dapat diolah kembali menjadi bentuk lain yang memiliki nilai ekonomis. Salah satu cara penanggulangannya adalah dengan mengolahnya menjadi kitosan. Kitosan memiliki kegunaan sebagai adsorben logam berat yang dihasilkan oleh limbah industri. Kerang hijau memiliki kandungan 40,8% air, 21,9% protein, 14,5% lemak, 18,5% karbohidrat dan 4,5% abu. Kitosan dibuat melalui 3 tahapan proses yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Proses deproteinasi dilakukan untuk menghilangkan protein dan proses demineralisasi dilakukan untuk menghilangkan mineral yang masih terkandung di dalam cangkang kerang hijau. Dari 2 tahapan tersebut diperoleh kitin. Tahap deasetilasi dilakukan untuk menghilangkan gugus asetil pada kitin sehingga diperoleh kitosan. Untuk melihat karakteristik kitosan dilakukan uji kadar air, kadar abu, dan analisis derajat deasetilasi. Logam berat Cu merupakan salah satu logam berat yang banyak dimanfaatkan dalam industri. Kandungan logam berat Cu pada limbah industri merupakan salah satu yang tertinggi terutama industri elektroplating dimana dalam industri elektroplating menghasilkan limbah Cu dengan rentang 5 – 44ppm. Baku mutu yang ditetapkan pemerintah sesuai dengan Kep-Men LH/51/1995 menjelaskan kadar Cu maksimum yang ditoleransi dalam air limbah adalah 2ppm. Logam Cu dapat di adsorpsi oleh kitosan karena kitosan mempunyai pasangan elektron bebas dari nitrogen dan oksigen. Karena hal itu kitosan dapat bertindak sebagai adsorben. Penelitian yang akan dilakukan bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum penjerapan logam Cu oleh kitosan dan menentukan tipe adsorpsi kitosan terhadap logam Cu. Pada proses adsorpsi variabel yang divariasikan adalah konsentrasi logam Cu (5, 10, 15, 20 ppm), pH adsorpsi (4, 5, 6,7) dan waktu penyerapan (30, 60, 90, 120 menit). Adsorpsi dilakukan dengan perbandingan berat kitosan dengan larutan sebesar 1:1000 (b/v) dengan berat kitosan sebesar 0,1 gram dan pada suhu ruang (±28oC). Dari hasil adsorpsi terbaik kitosan dapat menghilangkan Cu sebesar 68,91% dengan massa kitosan 0,1 gram pada konsentrasi Cu sebesar 20 ppm, waktu 60 menit dan pH 7. Isoterm adsorpsi yang terjadi mengacu kepada isoterm adsorpsi Freundlich dengan nilai koefisien isoterm Freundlich (aF) sebesar 0,1384 dan eksponensial isoterm Freundlich (bF) sebesar 2,2176


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Fahmi Muhammad /14-2013-045 - Personal Name
Randy Tivana Putra /14-2013-054 - Personal Name
0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. - Personal Name
No. Panggil 499TK/18
Subyek kerang hijau, kitosan, adsorpsi, Cu
Fakultas FTI
Tahun Terbit 2018
Jurusan Teknik Kimia
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2018).PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KERANG HIJAU SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)().Teknik Kimia:FTI

.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KERANG HIJAU SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)().Teknik Kimia:FTI,2018.Text

.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KERANG HIJAU SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)().Teknik Kimia:FTI,2018.Text

.PEMANFAATAN KITOSAN DARI CANGKANG KERANG HIJAU SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA (Cu)().Teknik Kimia:FTI,2018.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id