// <![CDATA[OASE MALL PALASARI Tema:]]> Ir. Mamiek Nur Utami, M.M. Dosen Pembimbing 3 Gugun Gunadi/ 21-2014-176 Penulis 0423017002 - Dr. Ir. Juarni Anita, M.Eng. Dosen Pembimbing 1 Reza Phalevi, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2
Kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Wisata belanja merupakan salah satu yang diminati di kota ini. Tingginya minat wisata belanja berdampak pada meningkatnya kebutuhan pusat perbelanjaan sebagai wadah kegiatan untuk berbelanja. Perkembangan pembangunan gedung-gedung khususnya di Kota Bandung perlahan-lahan mulai mengikis keberadaan ruang terbuka hijau sebagai tempat interaksi sosial yang menyebabkan tergesernya alam dengan kehidupan manusia. Kawasan Palasari merupakan salah satu kawasan di Kota Bandung yang belum tersedia pusat perbelanjaan dengan ruang terbuka hijau yang minim. Oleh karena itu, perencanaan pusat perbelanjaan di Kawasan Palasari membutuhkan desain yang mampu mengatasi masalah penyediaan ruang terbuka hijau. Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dalam perancangan pusat perbelanjaan ini adalah pendekatan desain biofilik. Desain biophilik ini diterapkan di dalam bangunan melalui konsep pola alam di dalam ruang dengan prinsip hubungan langsung dan tidak langsung dengan alam. Prinsip hubungan langsung dengan alam diimplementasikan dengan adanya plantscaping, waterscaping, penghawaan alami, dan pencahayaan alami di dalam bangunan, sedangkan prinsip hubungan tidak langsung dengan alam diimplementasikan dengan penggunaan material alami, analogi alam, dan warna-warna natural.