OASE MALL PALASARI Tema: “Desain Biophilik”
Kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Wisata belanja
merupakan salah satu yang diminati di kota ini. Tingginya minat wisata belanja berdampak
pada meningkatnya kebutuhan pusat perbelanjaan sebagai wadah kegiatan untuk berbelanja.
Perkembangan pembangunan gedung-gedung khususnya di Kota Bandung perlahan-lahan
mulai mengikis keberadaan ruang terbuka hijau sebagai tempat interaksi sosial yang
menyebabkan tergesernya alam dengan kehidupan manusia. Kawasan Palasari merupakan
salah satu kawasan di Kota Bandung yang belum tersedia pusat perbelanjaan dengan ruang
terbuka hijau yang minim. Oleh karena itu, perencanaan pusat perbelanjaan di Kawasan
Palasari membutuhkan desain yang mampu mengatasi masalah penyediaan ruang terbuka
hijau. Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dalam perancangan pusat
perbelanjaan ini adalah pendekatan desain biofilik. Desain biophilik ini diterapkan di dalam
bangunan melalui konsep pola alam di dalam ruang dengan prinsip hubungan langsung dan
tidak langsung dengan alam. Prinsip hubungan langsung dengan alam diimplementasikan
dengan adanya plantscaping, waterscaping, penghawaan alami, dan pencahayaan alami di
dalam bangunan, sedangkan prinsip hubungan tidak langsung dengan alam diimplementasikan
dengan penggunaan material alami, analogi alam, dan warna-warna natural.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).OASE MALL PALASARI Tema: “Desain Biophilik” ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.OASE MALL PALASARI Tema: “Desain Biophilik” ().Arsitektur:FTSP,2019.Text
MLA Style
.OASE MALL PALASARI Tema: “Desain Biophilik” ().Arsitektur:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.OASE MALL PALASARI Tema: “Desain Biophilik” ().Arsitektur:FTSP,2019.Text