// <![CDATA[PENGARUH KATALIS ZSM-5 PADA BAHAN BAKAR MINYAK HASIL PIROLISIS PLASTIK PP DAN HDPE]]> 0412026704 Dr. Ir. Maya Ramadianti Musadi., MT. Dosen Pembimbing 1 0003025602 - Rini Budiwati, Dra., M.Sc. Dosen Pembimbing 2 Mohammad Arfan Wicaksono /14-2013-014 Penulis Muhammad Try Julianda Ermaya /14-2013-017 Penulis
Sampah merupakan salah satu masalah utama yang ada dalam masyarakat dan perlu dilakukan penanganan khusus untuk mengatasi hal tersebut. Sampah terbagi menjadi dua yaitu sampah yang mudah terurai dan sukar terurai oleh mikroorganisme di dalam tanah. Salah satu contoh sampah yang sukar terurai adalah plastik dan berpotensi sebagai sumber energi alternatif. Plastik tersusun dari rantai karbon yang panjang, dan dapat dikonversi menjadi bahan bakar melalui proses pirolisis. Pirolisis merupakan proses dekomposisi materi organik secara termal tanpa adanya oksigen. Pirolisis juga dapat dilakukan dengan menambahkan katalis atau disebut catalytic pyrolysis. Sampah plastik yang digunakan pada penelitian ini adalah High Density Polyethylene (HDPE), dan Polypropylene (PP). Pirolisis plastik dilakukan pada rentang suhu 350 oC hingga 650 oC selama 60 menit dengan penambahan katalis ZSM-5 sebanyak 2 gram. Produk bahan bakar yang telah dihasilkan kemudian dianalisis sifat fisiknya, meliputi viskositas, densitas, dan API gravity. Selain itu produk dianalisis komposisinya dengan metode GC-MS. Penambahan katalis ZSM 5 dapat mempengaruhi proses pirolisis plastik pada temperatur rendah dari 350 hingga 400oC serta didapatkan suhu optimum untuk proses pirolisis plastik pada 400oC hingga 450oC baik untuk plastik berjenis High Density Polyethylene (HDPE) maupun Polypropylene (PP).