// <![CDATA[Penerapan Arsitektur Hybrid Pada Pusat Perbelanjaan Kota Bandung” Tema:]]> Eggi Septianto, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Ir. IPW Thomas Brunner, M.M. Dosen Pembimbing 2 Dani Kurnia /21.2014.115 Penulis
Bandung adalah kota metropolitan yang memiliki kepadatan bangunan, lahan dan penduduk, namun tidak semuanya dioptimalkan dan dimanfaatkan sepenuhnya. Pembangunan lahan baru di Bandung terus melonjak karena dianggap kurangnya jumlah fasilitas diperkotaan. Salah satu solusi untuk menjadikan Bandung sebagai kota kepadatan tinggi dengan konsep berkelanjutan adalah menyediakan fungsi bangunan yang mimiliki lebih dari satu fungsi yaitu mall, masjid dan co-working space. Mall ini diklasifikasikan sebagai mall yang melayani skala provinsi yang berada di Jalan Laswi Kota Bandung. Mall yang ada saat ini masih belum memadai dan tidak mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat dengan baik, oleh karena itu, fungsi pusat perbelanjaan, masjid dan co-working space dihadirkan dalam satu masa bangunan, sehingga dapat berfungsi secara efektif dan efisien. Mall ini menggunakan tema arsitektur hibrid dalam arti persilangan, penggabungan dan pencampuran tiga fungsi yang berbeda menjadi satu kesatuan, sehingga terdapat solusi desain dengan penerapan creativeprogramming pada zooning bangunan.