// <![CDATA[INTEGRASI TEKNOLOGI OZONISASI DAN MEMBRAN DALAM PENGHILANGAN ZAT WARNA]]> 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Hana Farisi Zukhrufihanoto / 14-2013-068 Penulis Ilham Romadhon /14-2013-104 Penulis 0406017801 - Jono Suhartono S.T, M.T, Ph.D Dosen Pembimbing 1
Limbah zat warna dapat mengakibatkan terganggunya ekosistem air dan manusia yang mengonsumsinya contohnya saja zat warna Reactive black yang dapat menyebabkan kanker. Pengolahan limbah zat warna ini dapat dilakukan dengan bebrapa metode, salah satunya dapat dilakukan metode dengan teknologi membran dan teknologi ozon. Ozon merupakan oksidator kuat yang mampu mendegradasi zat warna, dengan bantuan membran yang dapat memisahkan zat warna dari larutannya akan menghasilkan efesiensi yang besar. Pada penelitian ini penghilangan zat warna reactive black C.I 5 dilakukan dengan metode pemisahan dengan membran yang diintegrasikan dengan ozonisasi. Ada dua jenis metode saat melakukan treatment menggunakan ozon yaitu metode ozonisasi yang dilakukan di awal dan di akhir proses. Dari kedua jenis metode tersebut kita akan membandingkan effesiensi dalam penghilangan zat warna, proses yang dilakukan yaitu secara batch dengan berbagai kondisi pH dan tekanan operasi. Dari hasil penelitian degradasi zat warna dengan menggunakan metode ini memiliki effesiensi yang cenderung besar. Kondisi optimum unutuk melakukan penghilangan dengan metode ini ialah pH 11, tekanan 4 bar dan treatment ozon di akhir.