// <![CDATA[SINTESIS METAL NANOKATALIS MENGGUNAKAN MIKROEMULSI DENGAN MEMANFAATKAN KOPI SEBAGAI PEREDUKSI ALAMI]]> 0412026704 Dr. Ir. Maya Ramadianti Musadi., MT. Dosen Pembimbing 2 Riny Yolandha Parapat, S.T., M.T., Ph.D Dosen Pembimbing 1 Irfan Ramadhan /142013013 Penulis Firman Aulia Yudatama_142013008 Penulis
Dalam penelitian ini sintesis nanokatalis dilakukan menggunakan metode mikroemulsi dengan kopi sebagai pereduksi alami dimana rancangan percobaan ini mengikuti metode desain faktorial. Hasil analisis tersebut menunjukan bahwa konsentrasi garam logam dan waktu reaksi merupakan faktor yang paling berpengaruh dan terjadi interaksi antara konsentrasi logam dan jumlah pereduksi, konsentrasi logam dan kecepatan pengadukan dan interaksi kecepatan pengadukan dan waktu reaksi. Selain menggunakan kopi, juga menggunakan biji anggur dan peppermint. Hasilnya menunjukan biji anggur menghasilkan katalis dengan aktivitas paling tinggi. Kemudian nanokatalis tersebut di uji menggunakan reaksi hidrogenasi α-methyl styrene (AMS), metil krotonat, dan asam levulinik. Pada hidrogenasi asam levulinik, reaksi dilakukan pada kondisi temperatur 70 OC dan tekanan 1.3 bar, konversi asam levulinik 94% dengan selektivitas GVL 99%. Hasil sintesis nanokatalis Pt dan Pd dapat mencapai yield deposisi masing-masing sebesar 51,84% dan 5,83%, dan aktivitas sebesar 3359 μmol/s.g dan 52346 μmol/s.g pada hidrogenasi AMS. Kata Kunci: Nanopartikel, nanokatalis, mikroemulsi, hidrogenasi asam levulinik, α-methyl styrene, metil krotonat, konsentrasi logam, jumlah pereduksi, kecepatan pengaduk, waktu reaksi.