// <![CDATA[Karakterisasi dan Optimasi Pengurangan Kandungan NOM Bendungan Jatiluhur Menggunakan Teknologi Membrane]]> 0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 2 Stephani Diandra Raraningdita /14-2013-018 Penulis Yarra Yulia Putri /14-2013-030 Penulis 0406017801 - Jono Suhartono S.T, M.T, Ph.D Dosen Pembimbing 1
Populasi masyarakat di dunia, khususnya Indonesia, semakin hari semakin bertambah. Pertumbuhan populasi tersebut menyebabkan kebutuhan air semakin bertambah juga. Namun, pertumbuhan tersebut tidak diimbangi dengan kualitas air permukaan maupun air tanah. Air permukaan maupun air tanah sudah tercemar. Salah satu pencemar yang selalu ada di dalam air baik air permukaan maupun air tanah adalah natural organic matter (NOM). Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik kandungan NOM dalam air bendungan Jatiluhur pada kedalaman 0.2 m dan 5 m di 2 musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan dengan menambahkan resin berdasarkan sifat hydrophobic dan hydrophilic. Selain itu, untuk mengoptimasi pengurangan kandungan NOM serta untuk memisahkan NOM dari air baku bendungan Jatiluhur menggunakan membrane nanofiltrasi dan ultrafiltrasi. Nanofiltrasi biasanya menggunakan tekanan sebagai gaya dorong untuk memisahkan, sedangkan ultrafiltrasi memisahkan berdasarkan ukuran molekul dengan bantuan gaya dorong. Setelah dilakukan penelitian menggunakan teknologi membrane sebagai metode pemisahannya dengan menggunakan variable tekanan dan pH, hasil rejeksi terbaik dengan menggunakan membrane ultrafiltrasi nadir P005F ialah sebesar 70% yang terdapat pada tekanan 6 bar dengan pH 6. Sedangkan hasil rejeksi terbaik dengan menggunakan membrane Nanofiltrasi, adalah pada membrane PES10 pada tekanan 4 dan pH 6 sebesar 73%.