// <![CDATA[Pengolahan Limbah Cair Karagenan Dengan Menggunakan Bittern Sebagai Koagulan]]> 0416087603 - Salafudin S.T., M.Sc. Dosen Pembimbing 1 0003025602 - Rini Budiwati, Dra., M.Sc. Dosen Pembimbing 2 Reksa Satya Prawira / 142012062 Penulis Yogga Adhitya / 142012076 Penulis
Pengolahan limbah karagenan merupakan proses pengolahan limbah cair karagenan yang dihasilkan dari pembuatan karagenan dengan metode Alkali Treated Cottonii (ATC). Limbah karagenan memiliki karakteristik pH yang tinggi (bersifat basa),dan mengandung bahan organic dan anorganik. Apabila limbah tersebut langsung dibuang ke lingkungan akan menyebabkan pencemaran lingkungan, sehingga perlu dilakukan suatu pengolahan yang dapat menurunkan toksisitas yang dihasilkan oleh limbah. Pengolahan limbah dilakukan dengan proses koagulasi dan flokulasi, bertujuan untuk memisahkan padatan-padatan dari limbah cair karagenan. Sehingga diperoleh limbah dengan kadar padatan yang sedikit. Proses koagulasi flokulasi dilakukan dengan menggunakan dosis koagulan bittern sebesar 1,37 dan 5,48 g/L limbah cair karagenan, dan dosis flokulan yang digunakan sebesar 0; 0,548; 0,648; 0,958; dan 1,37 mg/L limbah cair karagenan. Untuk waktu koagulasi dilakukan selama 60 detik dengan kecepatan pengadukan sebesar 80 rpm dan waktu flokulasi selama 30 menit dengan kecepatan pengadukan sebesar 25 rpm. Setelah proses pengolahan, dilakukan proses sedimentasi selama 1 jam agar padatan dapat terpisah secara sempurna.