// <![CDATA[OPTIMASI KONDISI SINTESIS BIODIESEL DENGAN KATALIS KALSIUM OKSIDA DARI KALSINASI CANGKANG KEPITING]]> 0002105401 - Carlina D Ariono, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Haryono, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Anastasia Maria /142013079 Penulis Andika Dwi Prasetyo /14-2013-089 Penulis
Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembuatan biodiesel adalah katalis. Katalis bermacam – macam jenisnya, salah satunya adalah katalis heterogen (katalis CaO). Katalis padat kalsium karbonat (CaCO3) yang dikalsinasi pada suhu 800oC menjadi CaO menunjukkan aktifitas tinggi pada reaksi transesterfikasi antara minyak kelapa sawit dengan metanol menjadi biodiesel. CaO alami dari cangkang kepiting ini mudah didapatkan, tidak korosif, serta dapat digunakan untuk beberapa kali untuk reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit dengan bantuan metanol. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan katalis padat berupa cangkang kepiting yang sudah dikalsinasi pada suhu 800oC selama 3 jam. Aspek yang akan dipelajari adalah tahap reaksi pembentukan metil ester dimana adanya parameter yang mempengaruhi proses pembuatan biodiesel, yaitu seperti kadar katalis sebesar 8%bb; 10%bb; 12%bb, perbandingan mol metanol terhadap minyak kelapa sawit 9:1; 12:1; 15:1, temperatur reaksi 65°C, dan lama reaksi 3 jam. Uji kualitas biodiesel didapatkan hasil terbaik pada berat katalis 12%-bb dan rasio mol metanol terhadap minyak kelapa sawit 15:1, yaitu menghasilkan biodiesel dengan viskositas sebesar 2,53 cSt, densitas sebesar 0,855 g/mL, yield sebesar 70%, angka asam sebesar 0,3286 mg KOH/g sampel.