// <![CDATA[PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI SEJARAH PERSAGI DALAM RANGKAIAN SENI RUPA MODERN INDONESIA]]> Averroes/ 33-2011-121 Penulis 0403088105 - Agustina Kusuma Dewi, S. Sos., M. Ds. Dosen Pembimbing 1
Sejak tahun 1900 mulai bermunculan pelukis-pelukis pemandangan alam di Indonesia. Kritikus Sanento Yuliman dalam Seni Lukis Indonesia Baru: Sebuah Pengantar mengatakan bahwa fase pertama munculnya seni rupa modern di Indonesia terjadi ketika pelukis Eropa datang mengemban tugas dari pemerintah kolonial untuk melukis keindahan alam dan kota di Nusantara. Fase awal seni modern pertama ini di kemudian hari dikenal sebagai Mooi Indie. Di era 1920-an muncul seorang pelukis muda bernama S. Sudjojono yang terkenal menentang estetika seni lukis Mooi Indie. Menurutnya karya lukis pemandangan alam tidak dapat mewakilkan kondisi nyata masyarakat dalam pengaruh kolonialisme. Bersama rekan-rekannya Ia mendirikan Persatuan Ahli-ahli Gambar Indonesia atau Persagi tahun 1938, kelompok yang menyuarakan perjuangan rakyat menuju kemerdekaan melalui karya lukis realisme sosial. Peristiwa munculnya Persagi menjadi tonggak lahirnya seni rupa modern di Indonesia yang beririsan dengan Masa Kebangkitan Nasional Indonesia. Peristiwa bersejarah dengan tema perjuangan nasional perlu untuk diangkat kembali, khususnya bagi generasi muda Indonesia yang saat ini hidup di era globalisasi dimana mereka rentan menyerap seni dan budaya dari luar. Diperlukan juga media yang efektif dan berbasis visual yang membahas sejarah seni rupa Indonesia. Harapan dari perancangan ini agar pemuda Indonesia dapat memahami salah satu fragmen sejarah Indonesia dan juga membangkitkan rasa patriotisme dan nasionalisme.