// <![CDATA[VARIASI JENIS KATALIS DAN RASIO REAKTAN PADA PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BIJI KESAMBI (SCHLEICHERA OLEOSA LOUR)]]> Dimas Eka Pratama /142013020 Penulis 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Ida Wati, S.Si.,M.Si. Dosen Pembimbing 2 Magfira Firdausya /142014073) Penulis
Minyak biji kesambi dapat dikonversikan menjadi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk menetukan faktor-faktor yang mempengaruhi pada proses pembuatan biodiesel dari minyak biji kesambi. Minyak biji kesambi akan direaksikan dengan metanol dengan perbandingan metanol terhadap minyak biji kesambi yaitu 4:1, 8:1, 10:1, dan 12:1 menggunakan katalis NaOH atau KOH. Reaksi dilakukan dengan menggunakan reaktor berpengaduk yang dioperasikan dengan kecepatan pengadukan tertentu, lama reaksi 60 menit, dan temperatur reaksi 65oC. Parameter yang akan diukur antara lain %yield, viskositas, densitas, bilangan penyabunan, bilangan iod dan angka setana. Uji kualitas biodiesel didapatkan hasil terbaik pada katalis KOH dengan rasio reaktan 8:1, yaitu menghasilkan viskositas sebesar 2,7159 cSt, densitas sebesar 0,8632 g/mL, angka asam sebesar 0,44 mgKOH/g, bilangan iodin sebesar 56,97, bilangan penyabunan 187,8419, angka setana yaitu 62,5381 dan yield sebesar 96,99 %.