PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN
PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN (Studi Kasus di Semarang), (Iven, NRP. 22 1999 025, Pembimbing Yati Muliati, Ir., MT., 2005, 33 halaman, Jurusan teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional)
Pada suatu daerah perairan, dimana tidak tersedia data gelombang, maka tinggi gelombang dapat diperkirakan berdasarkan data angin. Peramalan gelombang dapat menggunakan metoda GROEN DAN dorrestein dengan menggunakan data angina dari stasiun meteorologi terdekat dan peta lokasi daerah tersebut. Metoda Groen dan Dorrestein merupakan metoda berbentuk grafik, digunakan untuk mendapatkan tinggi gelombang di perairan dalam (H0) dan periode gelombang (T). adanya tida parameter yang berpengaruh pada penentuan tinggi dan periode gelombang pada grafik Groen dan Dorrestein, yaitu kecepatan angina (w), durasi angina (t) dan panjang fetch (F). dari analisa gelombang untuk lautan jawa, di sekitar Semarang-Jepara didapatkan bahwa tinggi gelombang antara 04.4-0.6 m memiliki prosentase kemunculan yang dominan dai hasil peramalan dan pengukuran. Indeks kesalahan peramalan (IKP)_ diperoleh sebesar 0.81.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pengarang
Iven / 22.1999.025 - Personal NameIr. Yati Muliati, MT - Personal Name
No. Panggil
629SI/05
Subyek
Fakultas
FTSP
Tahun Terbit
2019
Jurusan
Teknik Sipil
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
. (2019).PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PERAMALAN GELOMBANG DARI DATA ANGIN DENGAN METODA GROEN DAN DORRESTEIN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text