// <![CDATA[ANALISIS PONDASI TIANG PANCANG UNTUK STRUKTUR DERMAGA CURAH (STUDI KASUS :]]> Yati Muliati S N, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 0411107501 - Ikhya, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 2 Muhammad Tris Wahyudi/221999065 Penulis
Dermaga Curah Mornopo Fai Halmahera Timur Maluku Utara adalah demaga yang digunakan untk proses pembuangan muatan curah yakni hasil tambang nikel ke kapal ponton unutk selanjutnya menggunakan kapal akan diekspor ke luar negeri. Prasarana berupa dermaga diperlukan untukk akses langsung muatan ekspor hasil tambang nikel ke luar negeri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka diperlukan perencanaan dermaga terutama gaya-gaya yang bekerja dan daya dukung pondasi tiang yang digunakan di lokasi Mornopo. Pembangunan suatu pondasi tiang dermaga memerlukan perencanaan hidroseanografi yang teridir dari gelombang, arus, angina yang akan menjadi acuan untuk merencanakan pondasi tiang dermaga berupa beban horizontal atau lateral. Dengan menggunakan merode Morison diperoleh gaya gelombang sebesar 0,2685 ton untuk pondasi platform dermaga curah Mornopo. Dan dari hasil perhitungan diperoleh gaya arus 0.0138 ton, gaya angina 0,043 ton. Dan dengan menggunakan data hasil analisa struktur dermaga diperoleh beban terhadap pondasi tiang pancang yakni beban vertikal sebesar 38,5 ton dan beban horosontal sebesar 1.26 ton. Berdasarkan perencanaan geoteknik kondisi tanah yang diperoleh dari hasil uji SPT diperoleh daya dukung akseial dengan metode Meyerhof sebesar 258,656 ton dan berdasarkan metode Mcoycle sebesar 218,62 ton dan juga diperoleh daya dukung lateral menggunakan metode Reese sebesar 2 ton.