PENGKAJIAN IMPLEMENTASI MIX DESAIN MORTAR SEMEN POLIMER (PCM) METODA ITENAS II
Untuk menentukan proporsi bahan-bahan pembentuk beton, dikembangkan berbagai metod secara empiris berdasarkan hasil-hasil percobaan adukan beton yang pernah dibuat. Prosedur desain campuran tidak bisa ditentukan sepenuhnya dengan cara analitis. Campuran bahan-bahan yang membentuk beton harus ditetapkan sedemikian rupa, sehingga menghasilkan beton basah yang mudah dikerjakan, memenuhi kekuatan tekan rencana setelah mengeras dan cukup ekonomis.
Mix Desain Mortar Semen Polimer Itenas II adalah sebuah cara penentuan proporsi bahan-bahan untuk menghasilkan mortar semen polimer dengan matriks polimer JDB-30 yang dirumuskan berdasarkan rasio void-binder. Dengan dasar void binder ratio diharapkan masalah banyaknya semen yang digunakan untuk mendapat kuat tekan karakteristik tertentu dengan partikulat hanya agregat halus dapat dihindari.
Sebagai metoda baru, perlu penelitian lebih lanjut untuk dapat diaplikasikan di lapangan. Dalam penelitian ini, metoda itenas II akan diterapkan pada 3 jenis pasir unutk 3 kuat tekan rencana, dan diteliti sifat-sifat yang biasa digunakan untuk penerapan di lapangan, meliputi: pertumbuhan kekuatan tekan beton hingga mencapai umur 28 hari, kekuatan tekan akhir, hubungan kekuatan tekan akhir terhadap kadar polimer, hubungan kelacakan mortar dengan lkadar pasir, akurasi perencanaan proporsi bahan-bahan, kekurangan-kekurangan dalam perumusan, dan saran-saran perbaikan metoda Itenas II.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENGKAJIAN IMPLEMENTASI MIX DESAIN MORTAR SEMEN POLIMER (PCM) METODA ITENAS II ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGKAJIAN IMPLEMENTASI MIX DESAIN MORTAR SEMEN POLIMER (PCM) METODA ITENAS II ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PENGKAJIAN IMPLEMENTASI MIX DESAIN MORTAR SEMEN POLIMER (PCM) METODA ITENAS II ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PENGKAJIAN IMPLEMENTASI MIX DESAIN MORTAR SEMEN POLIMER (PCM) METODA ITENAS II ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text