// <![CDATA[PENGARUH AFR PADA GASIFIKASI SERUT KAYU MAHONI MENGGUNAKAN GASIFIER TIPE UPDRAFT]]> 0417057301 - Dr. Dyah Setyo Pertiwi, ST., MT. Dosen Pembimbing 1 Fitri Gadi Mantika /14-2014-089 Penulis Yuono, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Isma Ainul Amanah /14-2014-070 Penulis
Peti kemas dari kayu dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti peti kemas buah, sayuran dan lainnya. Pemanfaatan kayu limbah peti kemas dinilai cukup menguntungkan karena menggunakan material sisa sehingga dapat memangkas bahan baku jika dibandingkan dengan penggunaan bahan kayu baru. Salah satu bahan dasar pembuatan peti kayu kemas ialah kayu mahoni. penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan serut kayu mahoni yang berasal dari limbah peti kemas, menggunakan metode gasifikasi sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh AFR (Air to Fuel Ratio) terhadap komposisi gas producer. Penelitian ini dilakukan di ITENAS Bandung dengan menggunakan gasifier tipe updraft dengan agen udara dihembuskan, dimulai dengan melakukan tahap persiapan bahan baku yaitu berupa penyeragaman ukuran bahan baku, pengujian terhadap sampel serut kayu mahoni dengan analisis proksimat dan ultimat di PusLitBang TEKMIRA, kemudian dilanjutkan dengan proses gasifikasi dengan laju udara dijaga konstan dan memvariasikan laju biomassa untuk mendapatkan nilai AFR sebesar 15%, 20%, 25%, 30% dan 100% dari AFR teoritis. Dengan umpan biomassa sesuai dengan variasi %AFR secara kontinyu hingga mencapai keadaan steady ± 5 menit. Data yang diambil adalah suhu tiap zona dalam gasifier dan sampel gas producer. Sampel gas producer dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography di Laboratorium Metodika Perancangan dan Pengendalian Proses, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Hasil penelitian didapatkan komposisi syn-gas dan nilai LHV terbaik pada AFR 15%. Dengan komposisi syn-gas ialah 40,14% CO, 15,04% H2, dan 3,93%CH4 dan nilai LHV 8,10 MJ/Nm3.