EVALUASI DESAIN JARINGAN IRIGASI DI CIRANJANG DI KABUPATEN CIANJUR
Daerah irigasi Ciranjang merupakan bagian dari Daerah Irigasi Cihea, yang mempunyai luas sawah yang diairi sebesar 1.769 ha, yang terletak di daeraj pegunungan kabupaten Cianjur dan dikenal sebagai jaringan irigasi pertama di Jawa Barat yang dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda.
Daerah irigasi ini diairi dari bendung Ciranjang yang terlatak di sungai Ciranjang dengan debit tersedia 80% probabilitas rata-rata bulanan sebesar 0.287 m3/det. Ketersediaan debit ini tidak mencukupi kebutuhan air untuk mengairi areal irigasi Ciranjang, sehingga perlu adanya suplesi yang diberikan dari jaringan Irigasi Cihea melalui bangunan bagi BCSK 17.
Dari hasil analisa hidrologi untuk mengoptimalkan neraca air diperoleh bahwa awal tanam untuk mengairi daerah Irigasi Ciranjang adalah 1 Nopember, dengan kebutuhan air netto di sawah (NFR) yang dapat menjamin kebutuhan air sepanjang tahun secara efektif adalah sebesar 1,08 lt/det/ha dengan metoda penanaman serampak.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).EVALUASI DESAIN JARINGAN IRIGASI DI CIRANJANG DI KABUPATEN CIANJUR ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI DESAIN JARINGAN IRIGASI DI CIRANJANG DI KABUPATEN CIANJUR ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.EVALUASI DESAIN JARINGAN IRIGASI DI CIRANJANG DI KABUPATEN CIANJUR ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.EVALUASI DESAIN JARINGAN IRIGASI DI CIRANJANG DI KABUPATEN CIANJUR ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text