ANALISA JARAK PENGARUH HUJAN EKSTRIM DI DAS BENGAWAN SOLO
Tidak adanya kriteria di Indonesia mengenai kepadatan jaringan pos hujan, menyebbakan kepadatannya tidak merata. Akibatnya analisis curah hujan yang bergerak dalam tatanan spasial biasanya menenui hambatan atau kesulitan.
Maksud dan tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui sebaran hujan harian yang memiliki karakteristik yang mirip dan untuk mengetahui jarak pengaruh penyebaran hujan dari pos yang satu terhadap pos yang lain, terutama pada saat terjadinya hujan ekstrim.
Data yang digunakan di dalam analisa adalah data curah hujan harian yang diperoleh dari 107 buah pos hujan yang tersebar dari hulu hingga ke hilir di DAS Bengawan Solo.
Di dalam pengolahan data, digunakan pendekatan statistic untuk mengetahui kuatnya hubungan tiap pos hujan yang ditinjau dari nilai koefisien korelasinya.
Pola hari hujan dan tidak hujan untuk dua pos pengamatan atau lebih, merupakan faktor yang menentukan besarnya nilai koefisien korelasi.
Untuk hujan ekstrim yang curah hujannya lebih besar sama dengan 140 mm, jarak pengaruh terkonsentrasi pada 11 sampai 20 km dengan peluang terbesar terjadi di bulan Jnauari dan Februari. Secara keseluruhan hujan ekstrim yang terjadi di DAS bengawan Solo memiliki range jarak pengaruh antara 0 sampai 20 km.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).ANALISA JARAK PENGARUH HUJAN EKSTRIM DI DAS BENGAWAN SOLO ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISA JARAK PENGARUH HUJAN EKSTRIM DI DAS BENGAWAN SOLO ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.ANALISA JARAK PENGARUH HUJAN EKSTRIM DI DAS BENGAWAN SOLO ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.ANALISA JARAK PENGARUH HUJAN EKSTRIM DI DAS BENGAWAN SOLO ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text