// <![CDATA[PENGKAJIAN SIFAT MEKANIS MORTAR SEMEN LATEKS PADA PELAKSANAAN PENGECORAN DALAM AIR]]> Budi Lationo., Ir.,M.T Dosen Pembimbing 2 Sri Hernawati/222000140 Penulis H. Djuanda Suraatmadja, Ir., Prof Dosen Pembimbing 1
Penelitian-penelitian sebelumnya membuktikan bahwa penambahan polimer pada campuran mortar akan meningkatkan kekuatannya, mortar biasanya digunakan untuk perbaikan konstruksi beton, baik yang ada di darat maupun yang ada di dalam air seperti pondasi dari jembatan, pelabuhan dan lain-lain memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi. Komposisi yang digunakan pada penelitian sebesar 0.5% dari berta semen. Sample yang digunakan adalah menggunakan silinder ukuran 100mm x 200 mm. pengujian yang dilakukan uji slump, ujim kuat tekan dan kuat tarik belah, pada saat benda uji berumur 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil penelitian didapat pengecoran dalam air kuat tekan pada umur 28 hari adalah 3.503 Mpa sedangkan kuat tarik belah pada umur 28 hari adalah 2.546 MPa. Hal ini disebabkan semen lateks yang berfungsi sebagai pengikat tidak tahan dalam air.