DESAIN INTERIOR MUSEUM POS INDONESIA DI BANDUNG
Apabila terus seperti ini pos semakin tidak dikenal, dan para generasi muda lama-kelamaan tidak akan mengetahui apa itu surat, seperti apa bentuk perangko pertama kali, ataupun wesel, bagaimana cara mengirim surat melalui pos, dll. Dan juga siapa pendiri pos pertama kali.
Maka dari itu, untuk memperkenalkannya dibuatlah suatu museum pos yang berisi tentang macam-macam benda pos dan juga melihat bagaimana proses pelayanan mengirim surat memvisualisasikan diorama proses kegiatan pengeposan, paket, wesel, dll. Selain itu, , mengenal peralatan-peralatan pos, dan juga buku-buku. Tak hanya menjadi tempat memamerkan koleksi, museum ini juga bisa menjadi sarana penelitian, pendidikan, dokumentasi, layanan informasi, serta sebagai obyek wisata khusus. Selain itu untuk mengetahui perangko pertama kali, bagaimana membuat prangko dahulu kala, dan juga dari apa perangko itu dibuat.
Museum pos juga membantu menyelamatkan dan melestarikan benda warisan budaya bangsa Indonesia selain juga untuk memperkenalkan koleksi-koleksi benda yang ada di museum. Agar masyarakat ikut membantu melestarikannya, agar kelak anak cucu kita pun bisa mengetahui kekayaan yang dimiliki indonesia dari zaman dulu terutama benda-benda pos.
Agar tidak bosan dan monoton, museum pos dibuat semenarik mungkin dan juga menggunakan teknologi-teknologi modern tetapi tetap tidak merusak bentuk aslinya sehingga masyarakat terutama anak-anak semakin berminat untuk mengunjungi museum.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).DESAIN INTERIOR MUSEUM POS INDONESIA DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD
Chicago Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM POS INDONESIA DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2011.Text
MLA Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM POS INDONESIA DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2011.Text
Turabian Style
.DESAIN INTERIOR MUSEUM POS INDONESIA DI BANDUNG ().Desain Interior:FAD,2011.Text