PENENTUAN WAKTU DAN SUHU TERBAIK STABILISASI DEDAK PADI DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS (FFA) MINYAK DEDAK PADI
Dedak padi (rice bran) adalah hasil samping proses penggilingan padi menjadi beras. Dedak padi mengandung 15-20% lemak yang dapat digunakan sebagai minyak pangan namun pemanfataatannya masih sangat terbatas karena sifat dedak yang mudah tengik. Penyebab utama ketengikan dedak adalah aktivitas enzim lipase yang menghidrolisis lemak menjadi asam lemak bebas (free fatty acid), yang kemudian dilanjutkan oleh enzim lipoksigenase yang mengkatalis proses oksidasi asam lemak tak jenuh menjadi peroksida yang menyebabkan bau tengik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeaktivasi enzim lipase pada dedak padi dengan menentukan waktu dan suhu terbaik stabilisasi menggunakan udara panas. Efektifitas stabilisasi diamati dari kadar asam lemak bebas yang menujukkan kualitas minyak dedak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu stabilisasi terbaik adalah pemanasan pada suhu 110°C dan waktu 15 menit. Minyak yang dihasilkan memiliki kadar Asam Lemak Bebas yang tinggi sebesar 40,56 mg KOH/g minyak, tidak cocok untuk digunakan sebagai minyak pangan. Karakteristik minyak : yield 11,62-13,92 %; densitas 0,900-0,916 g/mL; viskositas 0,0171-0,0197 Pa.s; indeks bias 1,473-1,475; bilangan penyabunan 148,31-218,85 mg KOH/g minyak; dan bilangan iod 72,90-84,03 mg iod/g minyak
Detail Information
Citation
APA Style
. (2018).PENENTUAN WAKTU DAN SUHU TERBAIK STABILISASI DEDAK PADI DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS (FFA) MINYAK DEDAK PADI ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENENTUAN WAKTU DAN SUHU TERBAIK STABILISASI DEDAK PADI DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS (FFA) MINYAK DEDAK PADI ().Teknik Kimia:FTI,2018.Text
MLA Style
.PENENTUAN WAKTU DAN SUHU TERBAIK STABILISASI DEDAK PADI DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS (FFA) MINYAK DEDAK PADI ().Teknik Kimia:FTI,2018.Text
Turabian Style
.PENENTUAN WAKTU DAN SUHU TERBAIK STABILISASI DEDAK PADI DITINJAU DARI KADAR ASAM LEMAK BEBAS (FFA) MINYAK DEDAK PADI ().Teknik Kimia:FTI,2018.Text