// <![CDATA[PENGARUH PENUNDAA WAKTU PENGASPALAN TERHADAP DAYA REKAT TACK COAT]]> Herman Ir.,MT Dosen Pembimbing 2 Dr. R. Anwar Yamin, Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 Maesa Maradona/221999087 Penulis
Kebutuhan akan sarana transportasi yang berkembang dengan cepat harus diimbangi dengan perkembangan kontruksi jalan atau prasarana transportasi. Untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal maka jalan harus mendapat perhatian yang menyeluruh, tetapi jika suatu jalan mengalami kerusakan maka jalan ytersebut perlu dilakukan peningkatan daya dulungnya yaitu dengan melakukan pelampisan ulang. Untuk menjamin bersatunya lapisan yang baru dengan lapisan lamanya maka suatu lapisan aspal perekat (tack coat) harus diberikan diatas permukaan lapisan beraspal lama, sebelum pelampisan ulang dilaksanakan. Jalannya pelampisan ulang ini harus segera setelah aspal perekatnya (tack coat) mongering. Pada penelitian tugas akhir ini agregat yang digunakan adalah agregat yang memenuhi persyaratan perkerasan Bina Marga 1983. Aspal yang digunakan adalah aspal yang memenuhi persyaratan aspal penetrasi 60. Pemeriksaan agregat kasar, agregat halus, filler dan aspal dilakukan menggunakan prosedur yang ditentukan oleh SNI. Pada penelitian ini digunakan penundaan waktu agar diperoleh daya lekat yang optimal. Variasi penundaan waktu pengaspalan yang dilakukan adalah 0 menit, 10 menit, 20 menit, 30 menit, 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam. Dari variasi penundaan waktu tersebut didapat hubungan antara tahanan geser dengan penundaan waktu, pergeseran dengan penundaan waktu, dan tahanan geser dengan pergeseran. Dari ketiga hubungan tersebut didapat penundaan waktu yang optimum yaitu pada penundaan 2 jam.