// <![CDATA[KOORDINASI TIGA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA BANDUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE MKJI-1997 DAN PROGRAM TRANSYT-12]]> Ir. Elkhasnet, MT Dosen Pembimbing 1 La Ode M. Nurrakhmad. A/222000031 Penulis
Pengaturan simpang di daerah perkaotaan sebagian besar menggunakan lampu lalu lintas dimana waktu pengaturan lampu ini akan menentukan besarnya arus lalu lintas yang dapat dilewatkan pada setiap waktu hijau sehingga waktu pengaturan ini akan mempengaruhi tundaan dan antrian yang akan terjadi pada simpang tersebut. Persimpangan yang dibahas yaitu persimpangan Tamblong-Naripan, Tamblong- Asia Afrika, Lengkong Kecil-Lengkong besar-Dalam kaum. Dalam pehitungan, data yang dibutuhkan adalah data volume lalu lintas, geometric jalan, seting lampu dan kondisi lingkungan. Data-data tersebut diperoleh dari survei lapangan. Dalam analisis perhitungan kinerja simpang bersinyal dilakukan dengan Metode MKJI 1997 dan program TRANSYT 12. Tinjauan kinerja simpang meliputi derajat kejenuhan, panjang antrian, jumlah kendaraan terhenti, tundaan dan waktu offset. Perhitungan dilakukan tiga kali yaitu kondisi eksisting, koordinasi sebelum optimasi, dan koordinasi setelah optimasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapat waktu offse sebesar 25.94 detik dan 20.38 detik dengan kecepatan rata-rata 24 km/jam dan jarak antar persimpangan 180 m dan 130 m. hasil kinerja simpang untuk kondisi koordinasi setelah optimasi yaitu untuk simpang Jl. Tamblong/Jl. Naripan diperoleh waktu siklus 36 detik, DS rata-rata = 0.23 m, QL rata-rata = 16 m, NSV = 802 smp/jam, dan tundaan rata-rata = 0.833 det/smp. Dan untuk simpang Jl. Lengkong Besar/ Jl. Lengkong Kecil/ Jl. Dalem Kaum diperoleh waktu siklus 36 detik, DS rata-rata = 0.245 m, QL rata-rata = 19 m, NSV = 534 smp/jam, dan tundaan rata-rata = 0.8 det/smp.