// <![CDATA[KAJIAN PENGARUH TEBAL LAPISAN COATING PADA LAJU KOROSI TULANGAN BETON]]> 0423067401 - Bernadinus Herbudiman, ST., M.T. Dosen Pembimbing 1 Nur Laela Latifah, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 Christian Suryanto/222001125 Penulis
Saat ini material beton bertulang banyak digunakan pada struktur bangunan sipil yang dibangun di lingkungan laut. Yang merupakan lingkungan korosif. Korosi pada baja tulangan akan mempengaruhi kinerja struktur beton bertulang. Laju korosi dapat digunakan sebagai penanda lamanya struktur dalam memikul beban. Bila korosi yang terjadi cukup berat maka struktur dapat mengalami kerusakan fatal dan keruntuhan. Untuk melindungi baja dari serangan korosi diperlukan sistem perlindungan. Salah satu sistem perlindungan yang sederhana dan cukup terjangkau adalah coating (seng, nikel, dank rom). Pada penelitian ini digunakan baja tulangan beton D-19 yang dilapisi seng, krom, dan nikel sebagai lapisan coating-nya. Metode pelapisannya adalah dengan penyalutan listrik (electroplating), sedangkan pengujian laju korosinya menggunakan alat korosi kabut garam (salt spray), benda ujinya: baja tulangan lapis seng (29,60 µm), nikel (9,67 µm), krom (31 µm) dan baja tulangan tanpa coating dengan panjang 5 cm. Dari hasil pengujian yang dilakukan, lapisan seng lebih tahan terhadap korosi yang disebabkan oleh kabut garam, dengan laju korosi per tebal coating 1.362 mdd/ µm, kemudian lapiran krom laju korosi/tebal coating 3,205 mdd/ µm, dan lapisan nikel baju korosi/tebal coating 4,821 mdd/ µm, sedangkan tanpa coating laju korosinya 178,95 mdd.