// <![CDATA[ANALISIS PEMILIHAN BESAR TAHANAN TITIK NETRAL PENTANAHAN TRANSFORMATOR 20 KV PADA PEMBANGKIT LISTRIK MIKROHIDRO PANCUNG TABA BERDASARKAN BATAS ARUS GANGGUAN DAN TEGANGAN FASA SEHAT]]> Siti Saodah, ST. MT. Dosen Pembimbing 2 0402016904 - Syahrial, ST. M.T. Dosen Pembimbing 1 Benny Kurnia/112009029 Penulis
Gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah lebih sering terjadi khususnya di jaringan saluran udara. Salah satu solusinya memberikan tahanan pada pentanahan titik netral transformator yang bertujuan untuk memperkecil arus gangguan tanah. Besar arus gangguan tanah di batasi 10% batas minimum dan 25% batas maksimum dari arus gangguan tiga fasa, selain itu dalam menentukan besar tahanan juga mempertimbangkan besar tegangan dari fasa-fasa sehat. Dalam penelitian ini melakukan analisis perubahan besar arus gangguan satu fasa ke tanah dan tegangan fasa sehat akibat gangguan satu fasa ke tanah dan tiga fasa pada titik gangguan 25%, 50%, 75%, 100% dari panjang penyulang, dengan variasi tiap besar tahanan pentanahan 12 ohm, 40 ohm dan 500 ohm melalui perhitungan dan simulasi jaringan distribusi menggunakan program ETAP 12.6.0. Dari hasil perhitungan dan simulasi yang dilakukan, semakin besar tahanan yang digunakan semakin kecil arus gangguan satu fasa ke tanah dan semakin besar tegangan di fasa sehat, apabila semakin kecil besar tahanan yang digunakan semakin besar arus gangguan satu fasa ke tanah dan semakin kecil besar tegangan di fasa sehat. Pada tahanan pentanahan 40 ohm arus gangguan satu fasa ke tanah berada pada 10 % sampai 25% dari arus gangguan tiga fasa.