<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8974">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH TEBAL SELIMUT BETON TERHADAP KEAMANAN TULANGAN AKIBAT KARBONASI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Priyanto Saelan, Ir., MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Erik Merlanda/222001094</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada struktur beton bertulang korosi merupakan satu hal yang paling merusak yang dapat mengakibatkan turunnya kekuatan struktur pada usia layan struktur yang direncanakan. Salah satu hal yang mempercepat terjadinya korosi pada beton bertulang adalah adanya kabondioksida (CO2) di udara yang bereaksi dengan uap air sehingga menjadi asam karbonat yang akan bereaksi dengan beton bertulang, proses ini dikenal dengan nama karbonasi. Secara alami, pengaruh proses karbonasi pada beton baru dapat terlihat setelah kurun waktu yang cukup lama.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh ketebalan selimut beton yang diperlukan untuk melindungi ketahanan baja tulangan dari korosi yang disebabkan oleh terjadinya karbonasi, sehingga diharapkan dapat diperoleh nilai ketebalan selimut beton yang ideal bagi perencanaan struktur beton bertulang maupun dipergunakan sebagai bahan acuan untuk penelitian selanjutnya.
Berdasarkan penelitian Wierig, H.J., (1984) yang telah dilakukan berkenaan dengan karbonasi pada beton bahwa laju karbonasi yang terjadi belum sapai pada tulangan untuk umur beton 16 tahun, dengan tebal selimut minimum yang disaratkan dalam SK SNI 03 tahun 2002 untuk beton yang langsung berhubungan dengan cuaca atau tanah untuk beton bertulang dan beton pracetak.  Namun pada kondisi beton yang tidak langsung berhubungan dengan cuaca atau tanah untuk tebal selimut minimum 10 mm yang telah disaratkan SK SNI 03 tahun 2002, lahu karbonasi yang terjadi telah sampai pada tulangan untuk mutu beton 20 MPa pada umur beton 16 tahun.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[711SI/06]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[711SI/06]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[711SI/06]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8018" url="" path="/222001094.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGARUH TEBAL SELIMUT BETON TERHADAP KEAMANAN TULANGAN AKIBAT KARBONASI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8974]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-05-14 08:36:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-05-14 08:45:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>