<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8977">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI MENGENAI PENGARUH KACA SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA BETON TERHADAP PENETRASI KHLORIDA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Priyanto Saelan, Ir., MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Noelle Tamara Lumbantobing/222001057</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2019]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penurunan kekuatan beton di lingkungan laut dapat terjadi karena adanya kerusakan pada tulangan beton. Salah satu dari penyebab terjadinya kerusakan pada tulangan beton ini adalah korosi akibat khlorida. Khlorida dapat menembus ke dalam beton baik melalui pori-pori pada beton maupun mellaui retak-retak yang terjadi akibat pembebanan pada beton.
Upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau memperlambat kecepatan penetrasi khlorida pada beton dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan bahan tambahan kaca. Hal ini didasarkan bahwa kaca adalah vahan yang tidak dapat menyerap air, sehingga dapat mengurangi penetrasi air laut yang mengandung khlorida tersebut pada beton.
Penelitian ini menggunakan beton dengan persentase kaca yang berbeda, yaitu 0%, 2,5%, 5%, dan 10%. Pengujian penetrasi khlorida dilakukan setelah beton direndam dalam air garam dengan konsentrasi 3% selama 8 minggu.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar kaca optimum pada beton adalah sekitar 6,5 – 7%. Karena pada kadar serbuk kaca yang lebih besar dari 6,5 – 7% laju penetrasi khlorida tidak lagi mengalami penurunan.
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kehalusan kaca dan jenis kaca pada penetrasi khlorida, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih akurat.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[704SI/06]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[704SI/06]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[704SI/06]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8021" url="" path="/222001057.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[STUDI MENGENAI PENGARUH KACA SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA BETON TERHADAP PENETRASI KHLORIDA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8977]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-05-14 14:05:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-05-14 14:16:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>