KUAT TEKAN DAUR ULANG PERKERASAN ASPAL - SEMEN UNTUK PERKERASAN JALAN
Daur ulang pada perkerasan jalan dilaksanakan untuk memperbaiki retak, lepas-lepas, dan alur yang cukup besar. Kerusakan ini dapat terjadi karena penurunan sifat-sifat aspal yang mengakibatkan penurunan nilai penetrasi dan kehilangan daktilitas.
Material yang digunakan untuk daur ulang pada dasarnya adalah bahan garukan aspal dan bahan peremaja serta material lain yang ditambahkan bila perlu. Salah satu alternatif proses daur ulang (recycling) perkerasan jalan lama yaitu dengan menggunakan semen. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan campuran RAP (recycling asphalt pavement) dan semen yang digunakan untuk bahan perkerasan jalan.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Material Perkerasan Jalan Institut Teknologi Nasional bandung. Penelitian ini menggunakan RAP, air semen, dan pasir. Kadar air optimum pemadatan diperoleh dari uji Kepadatan dengan menggunakan kadar air sebagai acuan 3%, 4.5%, 6%, 7,5%, 9%, 10.5%, 12 %. Semen ditambahkan sebesar %5, 7,5%, 10% terhadap berat RAP pada setiap benda uji dan Pasir sebesar 10%, 15%, 20% terhadap berat RAP pada setiap benda uji. Lamanya proses curing benda uji adalah 7 hari dan 28 hari. Selanjutnya pengujian dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan.
Berdasarkan hasil penelitian tugas akhir ini, hasil proses daur ulang RAP-semen dapat digunakan sebagai pondasi bahan perkerasan jalan dengan campuran 10% smen dan 20% pasir, dengan nilai kuat tekan 5,7 Mpa.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).KUAT TEKAN DAUR ULANG PERKERASAN ASPAL - SEMEN UNTUK PERKERASAN JALAN ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KUAT TEKAN DAUR ULANG PERKERASAN ASPAL - SEMEN UNTUK PERKERASAN JALAN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
MLA Style
.KUAT TEKAN DAUR ULANG PERKERASAN ASPAL - SEMEN UNTUK PERKERASAN JALAN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.KUAT TEKAN DAUR ULANG PERKERASAN ASPAL - SEMEN UNTUK PERKERASAN JALAN ().Teknik Sipil:FTSP,2019.Text