// <![CDATA[INVESTIGASI PERILAKU PERUBAHAN TEGANGAN AKIBAT SAMBARAN PETIR PADA SALURAN UDARA TEGANGAN EKSTRA TINGGI 500 kV]]> Dr. Waluyo, ST., MT Dosen Pembimbing 1 Rama Yurrisfie Rizky Mahesa/112012079 Penulis
Petir adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan disaat langit memunculkan kilatan cahaya yang menyilaukan. Sambaran petir pada saluran transmisi tegangan tinggi menyebabkan tegangan induksi pada saluran, tegangan induksi inilah yang dapat menyebabkan terjadinya tegangan lebih pada saluran yang dapat membahayakan isolator pada saluran transmisi. Menurut standar IEC waktu muka dan waktu ekor untuk tegangan impuls petir adalah 1.2 μs x 50 μs. Untuk melihat tegangan puncak saat terjadi sambaran petir pada saluran transmisi 500 kV dengan menggunakan software Alternative Transient Program (ATP). Tegangan puncak ketika terjadi sambaran petir langsung dengan arus petir 60 kA pada saluran transmisi tanpa Arrester yaitu sebesar 8,23 MV dan pada saluran transmisi menggunakan Arrester yaitu sebesar 1,32 MV. Sedangkan saat terjadi sambaran petir tidak langsung dengan arus petir 60 kA pada saluran transmisi tanpa menggunakan Arrester yaitu sebesar 1,1 MV dan pada saluran transmisi menggunakan Arrester yaitu sebesar 442,9 kV.