// <![CDATA[STUDI MESIN PENGAYAK COKLAT BERKAPASITAS 600KG/JAM UNTUK MENENTUKAN TORKA DAN DAYA MOTOR INDUKSI]]> Muhammad Baqir/112011049 Penulis Nasrun Haryanto, Ir., M.T Dosen Pembimbing 1
Dalam upaya mendapatkan proses pengayakan yang efisien maka dibuatlah suatu alat mesin pengayak coklat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas ukuran coklat yang baik dan untuk mendapatkan waktu yang cepat dalam proses pengerjaan pengayakan.. Dalam bidang perencanaan menggunakan motor listrik sebagai penggerak dan beban yang digerakan diperlukan perhitungan torka yang terdapat pada poros motor yang akan dipakai untuk menggerakan beban.. Pengujian dilakukan terhadap motor induksi ayakan, 3 fasa, 1 kW, 380 Volt, 50 Hz, 1500 Rpm, kapasitas beban maksisimun sebesar 10 kg. Dari hasil pengukuran dilakukan pengolahan data secara perhitungan matematis dan hasil dari perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan hasil simulasi PSIM yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik kerja dari motor induksi ayakan. Hasil dari perhitungan akan didapatkan torka pada poros motor untuk inputan pada simulasi PSIM, Beban 0 Kg sebesar 4,23 N.m. Beban 10 Kg, sebesar 4,6 N.m. Hasil dari perhitungan akan didapatkan torka induksi kerja motor, Beban 0 Kg sebesar 2,04 N.m. Beban 10 Kg, sebesar 2,52 N.m.. Sedangkan, hasil simulasi PSIM didapatkan torka induksi kerja motor, Beban 0 Kg sebesar 4,23 N.m. Beban 10 Kg, sebesar 4,6 N.m