// <![CDATA[PENGARUH JENIS ADSORBENT TERHADAP PROSES PEMURNIAN ALKOHOL]]> 0416087603 - Salafudin S.T., M.Sc. Dosen Pembimbing 1 Dwi Hari Adhitya /14-2007-011 Penulis
Krisis energi yang dialami dunia khususnya Indonesia saat ini telah menjadi fenomena yang harus segera ditanggulangi. Berdasarkan fakta tersebut, maka mau tidak mau Indonesia harus mengembangkan energi alternative salah satunya ethanol. Ethanol merupakan bahan pembentuk gasohol yaitu campuran alkohol dan bensin. Yang umum digunakan dalam pemisahan dan pemurnian ethanol 96 % adalah dengan distilasi. Distilasi merupakan suatu proses pemisahan yang didasarkan pada derajat penguapan (titik didih) senyawa-senyawa di dalam umpan. Ethanol dipisahkan dari campurannya melalui dua tahap untuk mendapatkan ethanol absolute sebagai bahan baku gasohol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dan membandingkan pengaruh jenis adsorbent dalam hal ini semen, silika gel, tepung tapioka, gypsum, dan clay, terhadap tingkat kemurnian alkohol yang didapat. Variabel percobaan adalah jenis adsorbent. Analisis yang dilakukan adalah analisis konsentrasi dan massa akhir alkohol.