// <![CDATA[PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) PADA RENCANA PEMBANGUNAN FASILITAS RESTAREA DI JALAN TOL CILEUNYI-SUMEDANG-DAWUAN (CISUMDAWU)]]> Lisye Fitria.,Ir.,MT Dosen Pembimbing 1 Arief Irfan Syah T., ST.,MM Dosen Pembimbing 2 Nandawati Kurnia/132013176 Penulis
Transportasi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, namun pembangunan jalan masih belum merata.Salah satu masalah yang kian memuncak adalah kemacetan.Jalan arteri sebagai jalan raya utama seolah tak mampu menampung banyaknya kendaraan, maka dibutuhkanlah jalan alternatif bebas hambatan atau jalan tol sebagai solusi.Jalan tol tidak terlepas dengan rest area sebagai suatu prasarana yang melayani kebutuhan pengendara selama diperjalanan juga sebagai tempat beristirahat. Dibutuhkanrest area yang mampu mengakomodir keinginan dan kebutuhan konsumen melalui fasilitas layanan yang disediakan salah satunya dalam pembangunan rest area di Tol Cisumdawu.Salah satu langkah untuk menterjemahkan keinginan dan kebutuhan konsumen akan suatu produk dan jasa, maka dibutuhkan suatu metode yaitu Quality Function Deployment (QFD) melalui pembentukan House of Quality(HOQ). Metode Quality Function Deployment (QFD) terdiri dari beberapa tahapan dan fokus penelitian ini pada tahap 1 yaitu House of Quality(HOQ).Langkah awal penelitian adalah menyebarkan kuesioner pendahuluan pada 30 responden untuk menentukan tingkat kepentingan atribut untuk kemudian disebar kepada 208 responden penelitian.Usulan konsep rest area berdasarkan pada suara konsumen melalui karakteristik teknis. Berdasarkan pada perhitungan concept screening dan concept scoring, konsep yang terpilih adalah konsep 3 dengan total nilai skor 3,648. PT BRODO Ganesha Indonesia merupakan industri yang memproduksi sepatu kulit sebagai produk utamanya. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 2010 di Bandung dengan brand BRODO Footwear. Saat ini semakin banyak perusahaan yang menawarkan produk sepatu kulit yang hampir mirip, sehingga menuntut pihak perusahaan untuk selalu berinovasi dalam bisnisnya sesuai dengan perkembangan fashion. Untuk melihat nilai ekuitas merek BRODO Footwear, dalam membangun merek yang kuat maka perlu melakukan suatu analisis brand equity yang terdiri dari brand awareness, perceived quality brand association, brand loyalty. Hasil pengukuran menggunakan brand equity pada kategori brand awareness, BRODO Footwear belum mencapai top of mind, brand recall kecil, brand recognition besar dan masih terdapat responden yang tidak mengetahui merek BRODO Footwear. Performansi yang dihasilkan sudah mencapai level puas. Asosiasi yang terbentuk memberikan citra positif. Namun, tingkat loyalitas responden terhadap sepatu kulit BRODO Footwear berada pada tingkatan satiesfied buyer. Usulan perbaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk memperbaiki dan meningkatkan citra merek produknya.