// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS PROSES PRODUKSI SKIN D NOSE A350 MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE EFFECT AND ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (Studi Kasus di PT.Dirgantara Indonesia (Persero))]]> Yuniar, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 Edi Susanto S.T., M.M Dosen Pembimbing 2 RASSELIA DWI HAPSARI/132011199 Penulis
PT.Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan industri manufaktur yang memproduksi komponen sayap pesawat Airbus A350. Secara garis besar proses pembuatan komponen pesawat antara lain proses pemesinan dan assembly. Selama proses produksi, kegagalan merupakan hal yang tidak dapat dihindari tetapi dapat diminimalisir. Kegagalan yang terjadi dapat menghambat proses selanjutnya. Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kegagalan saat proses produksi antara lain dari machine, man, material, method, dan environment. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi kegagalan yang terjadi selama proses produksi menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dapat mengidentifikasi jenis-jenis kegagalan, identifikasi penyebab kegagalan, identifikasi akibat kegagalan, serta mengurutkan kegagalan yang paling kritis kemudia dicari prioritas utamanya menggunakan diagram pareto dan diidentifikasi akar permasalahannya menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Apabila diimplementasikan, usula perbaikan yang diperoleh dapat mengurangi jumlah kegagalan yang terjadi dan mengurangi biaya kualitas yang harus ditanggung oleh perusahaan