PENERAPAN MODEL AVAILABILITAS TERJE AVEN PADA SISTEM N-1 UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING DENGAN SATU UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING CADANGAN UNTUK PERAWATAN PENCEGAHAN MESIN KILN
Mesin killen adalah salah satu mesin yang digunakan dalam proses pembuatan granite tile. Mesin ini berfungsi sebagai mesin pembakaran untuk meningkatkan kekuatan dari granite tile. Mesin ini memiliki beberapa komponenyang sangat penting, salah satu nya motor towing. Fungsi dari motor towing adalah untuk menggerakkan rol-rol yang terdapat pada mesin kiln. Mesin ini beroperasi selama 24 jam, sehingga proses perawatan mesin sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan mesin agar dapat menjaga kualitas granite tile dan dapat mencegah adanya biaya tambahan yang diakibatkan oleh kerusakan mesin. Aktivitas perawatan ini bertujuan untuk mempertahankan kinerja mesin kiln selama periode tertentu sehingga pada saat digunakan, mesin tersebut dapat beroperasi sesuai dengan kondisi yang diharapkan tanpa adanya kerusakan yang dapat menghambat proses produksi. Akan tetapi, dalam aktivitas perawatan pencegahan menyebabkan menurunnya availabilitas dari mesin tersebut, karena pada saat aktivitas perawatan pencegahan sebagian mesin tidak beroperasi sehingga diperlukan adanya mesin cadangan untuk menggantikan mesin yang tidak beroperasi (down).
Permasalahan yang terjadi adalah adanya penurunan availabilitas komponen motor towing yang disebabkan oleh adanya tindakan perawatan pencegahan pada mesin kiln, karena pada saat melakukan perawatan pencegahan, sebagian komponen motor towing tidak beroperasi. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya motor towing cadangan sebagai pengganti sebagian motor towing yang tidak beroperasi. Untuk mengingkatkan availabilitas mesin tersebut, maka diperlukan tingkat keandalan yang tinggi, hal ini bertujuan untuk mengurangi downtime pada mesin tersebut. Akan tetapi, dalam penentuan jumlah cadangan motor towing harus memperhatikan performansi mesin yang dihasilkan dengan penggunaan mesin cadangan tersebut. Selain itu, jumlah cadangan motor towing yang berlebihan menyebabkan biaya investasi yang besar yaitu pada biaya perawatan dan modal awal.
Metode yang diterapkan untuk permasalahan tersebut adalah model availabilitas Terje Aven N-1 buah mesin dengan didukung oleh satu unit mesin cadangan dapat digunakan untuk menghindari ketidakefiesienan jumlah cadangan mesin yang dapat mengakibatkan mahalnya biaya investasi dikarenakan harga mesin yang digunakan mahal tetapi tetap memiliki availabilitas yang tinggi.
Berdasarkan perhitungan pada penelitian ini, maka didapat jumlah cadangan motor towing yang optimal dengan didukung oleh satu unit motor towing cadangan sehingga dapat mempertahankan availabilitas mesin kiln.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENERAPAN MODEL AVAILABILITAS TERJE AVEN PADA SISTEM N-1 UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING DENGAN SATU UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING CADANGAN UNTUK PERAWATAN PENCEGAHAN MESIN KILN ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PENERAPAN MODEL AVAILABILITAS TERJE AVEN PADA SISTEM N-1 UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING DENGAN SATU UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING CADANGAN UNTUK PERAWATAN PENCEGAHAN MESIN KILN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
MLA Style
.PENERAPAN MODEL AVAILABILITAS TERJE AVEN PADA SISTEM N-1 UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING DENGAN SATU UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING CADANGAN UNTUK PERAWATAN PENCEGAHAN MESIN KILN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
Turabian Style
.PENERAPAN MODEL AVAILABILITAS TERJE AVEN PADA SISTEM N-1 UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING DENGAN SATU UNIT KOMPONEN MOTOR TOWING CADANGAN UNTUK PERAWATAN PENCEGAHAN MESIN KILN ().Teknik Industri:FTI,2019.Text