STRATEGI MINIMISASI KELELAHAN FISIK DAN MENTAL PETUGAS PENGISIAN BAHAN BAKAR SPBU
Salah satu pemicu kelelahan adalah pada jam kerja, pada dasarnya malam hari merupakan waktunya tubuh untuk beristirahat bukan untuk melakukan suatu pekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji tingkat kelelahan 10 petugas SPBU yang beroperasi 24 jam, yang bertugas pada shift malam (18.00 – 06.00). Kajian tingkat kelelahan dilakukan terhadap heart rate dengan melakukan pengukuran terhadap Metabolic Work Rate, kecepatan reaksi melalui Psychomotor Vigilance Test, dan identifikasi tingkat kelelahan operator secara subjektif dengan menggunakan pendekatan Swedish Occupational Fatigue Inventory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pengukuran HR, PVT, dan SOFI sebelum bertugas dan sebelum istirahat, serta setelah istirahat dan setelah bertugas. Secara umum beban kerja petugas SPBU pada malam hari rendah, namun terjadi peningkatan beban kerja pada paruh kerja pertama (18.00 – 21.00). Oleh karena itu perusahaan perlu memperbaiki fasilitas bagi petugas untuk beristirahat, baik dari aspek lingkungan, kelengkapan fasilitas istirahat yang layak, maupun sarana multi media. Selain itu perlu dilakukan kegiatan yang dapat menjaga kewaspadaan petugas, sehingga petugas selalu dalam keadaan siaga di lingkungan SPBU.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).STRATEGI MINIMISASI KELELAHAN FISIK DAN MENTAL PETUGAS PENGISIAN BAHAN BAKAR SPBU ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.STRATEGI MINIMISASI KELELAHAN FISIK DAN MENTAL PETUGAS PENGISIAN BAHAN BAKAR SPBU ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
MLA Style
.STRATEGI MINIMISASI KELELAHAN FISIK DAN MENTAL PETUGAS PENGISIAN BAHAN BAKAR SPBU ().Teknik Industri:FTI,2019.Text
Turabian Style
.STRATEGI MINIMISASI KELELAHAN FISIK DAN MENTAL PETUGAS PENGISIAN BAHAN BAKAR SPBU ().Teknik Industri:FTI,2019.Text