PENERAPAN JUXTAPOSITION BANGUNAN ART DECO PADA DESAIN STASIUN KERETA API BANDUNG Tema: CONTEKSTUAL
Sarana transportasi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dalam jumlah pelayanan kepada masyarakat, terutama tranportasi darat. Dengan pertambahan penduduk dari tahun ke tahun yang terus meningkat membuat pelayanan masyarakat meningkat. Salah satu transportasi yang sering di gunakan masyarakat dalam berpergian di dalam kota maupun ke luar kota adalah kereta api, kereta api ini masih menjadi transportasi pilihan utama yang mampu mengangkut penumpang dan barang dalam jumlah banyak serta murah, oleh karena itu kereta api menjadi salah satu pilihan alternatif transportasi darat.
Stasiun merupakan sarana untuk menaikan dan menurunkan penumpang yang menggunakan jasa trasportasi kereta api dan menjadi salah satu element penting dalam pembangunan infrastruktur sebuah kota, salah satunya adalah kota Bandung. Kota Bandung merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang mempunyai beberapa stasiun kereta api yang melayani keberangkatan
antar kota maupun luar kota. Salah satu stasiun terbesar di kota Bandung adalah stasiun kereta api Bandung. Stasiun kereta api Bandung ini menurut klasifikasi stasiun termasuk kelas stasiun besar. Stasiun kereta api Bandung saat ini memiliki 2 pintu utama yaitu melalui pintu selatan yang berada di jalan Stasiun Timur No. 1 dan melalui pintu utara yang berada di jalan Kebon Kawung No.43, kondisi seperti inilah yang dapat menimbulkan tidak selarasnya antara jalur
masuk dan jalur keluar penumpang, yang pada akhirnya dapat menimbulkan permasalahan bagi para penumpang. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa kereta api, maka sarana dan prasarana perlu mengalami peningkatan, guna mewadahi banyaknya masyarakat yang berada di Stasiun Kereta Api Bandung. Selain di fungsikan sebagai stasiun kereta api, bangunan stasiun Bandung ini (stasiun selatan) menjadi salah satu bangunan cagar budaya atau bangunan heritage yang ada di Kawasan I kota Bandung (Kawasan Pusat Kota), berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bandung Tahun 2011 – 2031. Hal ini menyebabkan beberapa bagian bangunan Stasiun Bandung harus tetap dijaga keasliannya. Dengan adanya bangunan konservasi maka perlu adanya perpaduan desain bangunan yang berbeda tetapi dapat menyeimbangkan bangunan konservasi tersebut sehingga bangunan yang di desain baru dengan bangunan konservasi dapat dipadukan agar menjadi satu bangunan yang harmony.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2019).PENERAPAN JUXTAPOSITION BANGUNAN ART DECO PADA DESAIN STASIUN KERETA API BANDUNG Tema: CONTEKSTUAL ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.PENERAPAN JUXTAPOSITION BANGUNAN ART DECO PADA DESAIN STASIUN KERETA API BANDUNG Tema: CONTEKSTUAL ().Arsitektur:FTSP,2019.Text
MLA Style
.PENERAPAN JUXTAPOSITION BANGUNAN ART DECO PADA DESAIN STASIUN KERETA API BANDUNG Tema: CONTEKSTUAL ().Arsitektur:FTSP,2019.Text
Turabian Style
.PENERAPAN JUXTAPOSITION BANGUNAN ART DECO PADA DESAIN STASIUN KERETA API BANDUNG Tema: CONTEKSTUAL ().Arsitektur:FTSP,2019.Text