// <![CDATA[“STASIUN KERETA API KIARACONDONG BANDUNG” Tema:]]> Ir. Achsien Hidajat, M.T. Dosen Pembimbing 2 Irfan S. Hasim, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 Sri Utami Andini / 21-2014-052 Penulis
Semakin berkembangnya Kota Bandung di beberapa tahun terakhir ini, menimbulkan banyak isu dan permasalahan dari banyak aspek, terutama pada aspek infrastruktur transportasi. Transportasi kereta api di Indonesia memiliki peran penting khususnya dalam sektor ekonomi dan kehidupan sosial. Transportasi ini memegang kendali strategis bagi kemudahan pendistribusian barang dan jasa ke tempat yang dituju, bukan hanya sebagai transportasi yang mengangkut manusia. Stasiun Kiaracondong merupakan sebuah stasiun transit. Penumpang yang naik atau turun di stasiun ini didominasi oleh pedagang, buruh atau pekerja, dan pelajar. Lokasi Stasiun Kiaracondong yang terletak di Tanah Sunda menjadi alasan kuat untuk mengangkat tema budaya lokal. Desain Stasiun Kiaracondong ini akan memiliki karakter yang dominan dari Budaya Sunda terutama dalam segi bentuk bangunan. Seperti bentuk pilotis rumah adat sunda yang juga diterapkan pada bangunan stasiun, membuat bangunan terkesan melayang dengan jejeran kolom-kolom utama penahannya. Selain itu, bentuk atap julang ngapak juga digunakan sebagai bentuk atap stasiun. Sehingga secara keseluruhan dari segi fisik bangunan akan terlihat penerapan tema budaya lokal sunda tersebut.