<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9192">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API BANDUNG DENGAN PENDEKATAN REGIONALISM ARSITEKTUR EKLEKTIK Tema :]]></title>
<subTitle><![CDATA[ARSITEKTUR EKLEKTIK]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Widji Indahing Tyas, Ir, M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eka Virdianti, ST, M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WIDYA PERMATASARI/ 212014234</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Arsitektur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kereta api merupakan salah satu sarana transportasi darat yang vital bagi masyarakat baik
sebagai penghubung antar-kota maupun dalam kota. Dalam hal ini, stasiun kereta api memiliki
peran yang tak kalah penting dari fungsi kereta api itu sendiri. Fungsi stasiun kereta api tidak
hanya sebagai halte pemberhentian belaka melainkan sebagai fasilitas transit atau tempat
kegiatan datang dan pergi para penumpang, sehingga bangunan stasiun menjadi sarana penting
pada setiap kota yang dilalui perjalanan kereta api.
Stasiun Bandung (BD) atau Stasiun Hall adalah stasiun kereta api kelas besar yang
terletak di Kebon jeruk, Andir, Kota Bandung, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Pasirkaliki
dan Kebon jeruk. Stasiun yang terletak pada ketinggian +709 meter ini merupakan stasiun
terbesar yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung.
Stasiun ini sebelumnya hanya memiliki satu buah bangunan stasiun. Setelah ada renovasi oleh
Pemerintah Kota Bandung, maka stasiun ini sekarang terbagi menjadi dua bagian walaupun tetap
bersatu. Stasiun ini berlokasi di Jalan Stasiun Timur No. 1 (pintu selatan) dan Jalan Kebon
Kawung No. 43 (pintu utara), Kota Bandung.
Berdasarkan visi dan misi transportasi kota Bandung yang akan menjadi transit oriented
development (TOD), pemerintah kota membuat konsep pengembangan transportasi bertajuk
“Bandung Urban Mobility”. Konsep Bandung Lancar 2031 (Bandung Better Urban Mobility
2031) kepada bebe rapa hal mendasar, salah satunya moda transportasi rel kereta api dan Stasiun
Bandung termasuk pada perencanaan konsep kota bandung.
Dengan munculnya konsep perencanaan kota bandung untuk tahun 2031 maka Stasiun
Bandung mengalami masa pengembangan untuk memenuhi kebutuhan - kebutuhan dan
mengikuti teknologi yang berkembang untuk masa kini dan untuk kedepannya. Pengembangan
Stasiun Kereta Api Bandung dengan memakai pendekatan regionalism arsitektur eklektik ini
penulis sudah mempertimbangkan bagaimana membuat sebuah stasiun yang memiliki desain
yang baru dan selaras terhadap lingkungan, dimana penulis mengambil beberapa elemen
arsitektur yang sudah ada pada daerah tersebut. Dimana arsitektur china dan arsitektur art deco
digabungkan menjadi satu dalam satu bangunan yang akan menghasilkan bangunan baru yang
bisa menjadi cerita baru yang di ambil pada sebelumnya, pada artinya penulis akan mengangkat
kembali cerita lama menjadi baru.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kereta Api, Stasiun Bandung, Pengembangan,]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1397AR/18]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1397AR/18]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[1397AR/18]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8258" url="" path="/212014234-min.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API BANDUNG DENGAN PENDEKATAN REGIONALISM ARSITEKTUR EKLEKTIK Tema : ARSITEKTUR EKLEKTIK]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9192]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-06-12 14:30:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-06-12 14:31:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>