// <![CDATA[DESAIN INTERIOR MUSEUM BATIK JAWA BARAT DI BANDUNG]]> Nicolaus Aji, M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Clarissa Octavianti / 31-2013-084 Penulis Ibrahim H.M.Sn Dosen Pembimbing 1
Laporan dengan judul “Museum Batik Jawa Barat di Bandung” ini membahas tentang saran informasi, edukasi, kosnervasi dan rekreasi dari macam-macam kain batik yang khususnya berada di Jawa Barat. Menurut data hasil pengamatan yang telah dilakukan pada survey lapangan, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang hampair setiap daerah nya memiliki industri pengasil batiknya masing- masing. Batik Jawa Barat terbagi dalam beberapa kategori atau pengelompokan, baik berdasarkan sejarah, daerah dan pembuatan nya. Berdasarkan sejarah Batik Jawa Barat dibagi menjadi tiga masa waktu yaitu: masa kerajaan, masa perjuangan, dan masa kemerdekaan (masa kini). Ada pun batik berdasarkan daerah nya, Batik Jawa Barat memiliki ciri khas yang berbeda dari segi motif maupun warna berdasarkan daerahnya. Seperti batik Mega Mendung dari Cirebon, ataupun Merak Ngibing dari Garut. Sedangkan berdasarkan pembuatan nya batik di bagi menjadi dua yaitu, batik tulis yang cara pembuatan nya di tulis menggunakan canting dan batik cap yang dibuat secara modern. Bentuk kepedulian terhadap Batik Jawa Barat yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia, dapat diupayakan melalui usaha pelestarian dan pendokumentasian yang dapat diwujudkan dalam bentuk bangunan berupa sebuah Museum. Museum dapat menjadi sarana yang tepat untuk usaha pelestarian dan sarana pendidikan dalam satu tempat yang ruang lingkupnya khusus batik yang bersifat rekreatif bagi masyarakat. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah Museum Batik Jawa Barat yang didalamnya terdapat fasilitas-fasilitas untuk mengakomodasi tujuannya sebagai tempat konservasi, informasi, penelitian, rekreasi, pengembangan dan pelestarian budaya batik. Diharapkan dengan adanya Museum Batik Jawa Barat ini bisa menjadi sarana edukasi yang dapat dijangkau secara mudah baik oleh masyarakat Jawa Barat maupun Indonesia dan dapat dinikmati oleh siapa saja. Kata kunci : Interior, Museum, Batik Jawa Barat, Canting,