// <![CDATA[KAJIAN KOROSI PLATFORM’S HOLLOW-CIRCULAR-SECTION PIER]]> Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T Dosen Pembimbing 1 IKHYA, ST., MT., MM. Dosen Pembimbing 2 Saiful Aufa Singarimbun / 222001090 Penulis
KAJIAN KOROSI PLATFORM’S HOLLOW-CIRCULAR-SECTION PIER ( Saiful Aufa Singarimbun. NRP 222001090, Pembimbing Bernardinus Herbudiman., ST., MT. Ko Pembimbing Ikhya, ST., MT., 2006, 57 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi Nasional). Penelitian ini dilakukan didaerah selat Madura, daerah yang kandungan natrium dan Kloridanya cukup tinggi oleh karena itu pada daerah ini sering terjadi korosi pada baja, oleh sebab itu perlu adanya penelitian untuk mengetahui tingkat korosi pada baja di daerah tersebut, agar dapat meminimalisasi tingkat korosi. Adapun tujuan dari penelitian ini agar mengetahui jenis korosi, komposisi kimia baja yang terkorosi dan tingkat korosi dari baja. Metoda yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metoda SEM (Scanning Electron Microscope) dan XRF (X-Ray Fluoresccene). Adapun benda yang diuji pada penelitian ini adalah potongan pipa baja berukuran 15 x 6 x 2.5 dan bubuk korosi penelitian ini mengguanakna pipa dengan kedalaman 6m, 12m, 18m, dan 24m. penelitian ini dilakukan di laboratorium PPGL (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan). Setelah dianalisis kandungan pipa baja dengan menggunakan metoda SEM mengalami penurunan massa oksida besi untuk setiap sampelnya. Besarnya penurunan massa oksida besi ini berbeda-beda diantaranya : sampel 1 nassa FeO (9.4), sampel 2 massa FeO ( 14.67%), sampel 3 massa FeO (16.07%) dan sampel 4 massa FeO (6.04%). Untuk pengujian XRF mengandung unsur korosi yang berbeda juga diantaranya : Sampel 1 massa Fe2O3 ( 83.10%) dan sample 4 massa Fe2O3 (&72.45%). Dari pengujian SEM dan XRF menunjukan tingkat korosi yang besar pada sampel 3.