// <![CDATA[ANALISIS PONDASI BORED PILE AKIBAT BEBAN TARIK (STUDI KASUS :]]> IKHYA, ST., MT., MM. Dosen Pembimbing 1 Kardiansyah / 22-2000-079 Penulis Indra Noer Hamdhan, ST., MT Dosen Pembimbing 2
(Kardiansyah, 22-2000-079, Pembimbing Ikhya, ST., MT. Ko-Pembimbing Indra Noer Hamdhan, ST., MT. 2006,56 halaman, Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional) Pada umumnya, pondasi tower transmisi, pondasi bangunan tingkat tinggi, pondasi oflshore platforms, dan lain sebagainya selain mengalami beban tekan juga mengalami beban tarik. Dalam penelitian ini, akan dibahas perbandingan kapasitas daya dukung tarik untuk pondasi bored pile dengan menggunakan metode Shamsher Prakash dan metode dibutuhkan untuk menganalisis daya dukung tarik, dimana parameter-parameter tersebut diperoleh dan hasil interpretasi hasil uji sondir melalui program CPT. Dari hasil anaiisis perbandingan daya dukung tarik antara metode Coduto dan metode Shamsher Prakash untuk tanah campuran (C-Soil dan cp-soil) ditemukan bahwa dengan menggunakan metode Coduto akan diperoleh daya dukung tarik yang lebih tinggi berkisar antara 4.88%-63.51% dari metode Shamsher Prakash. Pada tanah yang cenderung sejenis yaitu tanah C-soil, dengan menggunakan metode Shamsher Prakash akan diperoleh daya dukung tarik yang lebih besar berkisar antara 2.06%5.41% dari maode Coduto.