// <![CDATA[ANALISIS PONDASI TIANG BOR AKIBAT BEBAN AKSIAL TEKAN PADA PONDASI TOWER]]> IKHYA, ST., MT., MM. Dosen Pembimbing 1 Indra Noer Hamdhan, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Yulia Diah Rosdiandhini / 22 2002 112 Penulis
ANALISIS PONDASI TIANG BOR AKIBAT BEBAN AKSIAL TEKAN PADA PONDASI TOWER, (Yulia Diah Rosdiandhini , NRP. 22 2002 112, Pembimbing Ikhya, ST., MT., Ko Pembimbing Indra Noer Hamdhan, ST., MT., 2006,97 halaman, Junisan Tek& Sipil , Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional). Suatu konstruksi tingkat tinggi seperti tower telekomunikasi atau lebii dikenal dengan nama BTS (Base Transceiver Station) membutuhkan pondasi dalam untuk menyalurkan beban tekan, tarik, dan lateral ke dalam tanah Kapasitas pondasi dalam sangat dipengaruhi oleh jenis dan parameter-parameter tanahnya yang didukung oleh bagian ujung dan Winya Perhitungan daya dukung menggunakan cara penyelidikan tanah dengan sondir dalam menghitung kapasitas daya dukung tekan pondasi tiang bor diperoleh 8 (delapan) buah metoda. 6 (enam) buah metoda merupakan metoda tidak langsung yang diperoleh dari hasil interpretasi program CPT yaitu metoda Tomlinson, Skempton, Vesic, Reese, Kullhawy, dan Muni Budhu. 2 (dua) metoda merupakan metoda langsung yang menggunakan nilai sondir dalam analisisnya yaitu metoda Vesic, dan metoda LCPC. Pada metoda tidak langsung nilai terkecil diperoleh dari hasil perhitungan metoda Resse,dan nilai terbesar diperoleh dari hasil perhitungan metoda Kullhawy. Pada metoda langsung nilai terkecil diperoleh dari hasil perhitungan metoda LCPC, dan nilai terbesar diperoleh dari metoda Vesic. Dari hasil perhitungan untuk tanah c soil diperoleh nilai kapasitas daya dukung tekan pondasi tiang bor rata-rata menggunakan metoda tidak langsung lebih besar 54.28% daripada nilai hasil kapasitas daya dukung menggunakan metoda Begitu pula untuk tanah c – ϕ soil diperoleh nilai kapasitas daya dukung pondasi tiang ba rata-rata menggunakan metoda tidak langsung lebih besar 43.18 % menggunakan metoda langsung.