// <![CDATA[STUDI PENANGGULANGAN GERUSAN TEBING SUNGAI CITANDUY DI RUAS KALIPUCANG JAWA BARAT]]> Yiniarti Eka Kumala, Ir., Dipl, HE Dosen Pembimbing 1 Hapidin / 222001064 Penulis
STUDI PENANGGULANGAN GERUSAN TEBING SUNGAI CITANDUY DI RUAS KALIPUCANG JAWA BARAT, (Hapidin, Pembimbing Yiniarti Eka Kumala, Ir., Dipl-HE., 2006, 81 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional). Fenomena alam yang cukup penting dalam morfologi sungai adalah bentuk belokan atau tikungan. Pada bagian ini akibatnya aliran spiral akan menyebabkan gerusan di lingkungan luar dan pengendap pada tikungan dalam. Seperti halnya yang terjadi di sungai Citanduy di ruas Kalipucang yang kondisinya kritis. Untuk itu perlu dilakukan studi dengan tujuan untuk menanggulangi gerusan tebing sungai di tikungan atau belokan. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam kriteria perencanaan bangunan krib tiang pancang ini antara lain arah pemasangan krib, panjang krib, jarak antar krib, tinggi krib, jumlah krib, besarnya kedalaman gerusan yang terjadi dan karakteristik sungai. Jenis krib yang dipergunakan pada lokasi ini adalah jenis krib tiang pancang yang terbuat dari beton bertulang. Jenis krib tiang pancang ini termasuk jenis yang tidak kedap air (permeable) yang dipancangkan mulai dari tebing sungai sampai menjorok ke tengah alur sungai.