// <![CDATA[PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN (Studi Kasus :]]> Elkhasnet, Ir., M.T. Dosen Pembimbing 1 Juanda Gunawan / 1998 085, Penulis
PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAANDAN PANJANG ANTRIAN (Studi Kasus : Jalan Laswi Bandung). (Juanda Gunawan, NRP 22 1998 085, Pembimbing Elkhasnet, Ir., MT.. 2005, 53 halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional) Pertemuan antara dua prasarana transportasi seperti jalan raya dan jalan rel, merupakanbentuk perlintasan yang menimbulkan masalah. Permasalahan yang terjadi yaitu kemacetan yang pada akhirnya menimbulkan tundaan dan panjang antrian yang cukup berarti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tundaan dan panjang antrian yang terjadi akibat variasi lama penutupan pintu perlintasan kereta api. Lokasi penelitian dilakukan di perlintasan kereta api jalan Laswi Bandung. Metode analisis tundaan yang digunakan adalah metode irisan dalam metode ini waktu pengamatan dibagi dalam beberapa interval. Interval yang digunakan dalam penelitian ini adalah setiap 20 detik seperti yang diusulkan oleh Mc Shane dan Roess, 1990. Sedangkan nilai panjang antrian dapat diketahui dengan menggunakan persamaan perhitungan panjang antrian menurut MKJI 1997. Dari hasil analisis terhadap data-data yang diperoleh, didapatkan model regresi yang menghubungkan lama penutupan pintu perlintasan kereta api terhadap tundaan yaitu Y = 1,3038x + 11,322 sehingga dari seluruh pengamatan penutupan pintu perlintasan kereta api dengan rata-rata lama penutupan pintu perlintasan kereta api terhadap panjang antrian yaitu Y = 1,5863x- 66,879 sehingga dari seluruh pengamatan penutupan pintu perlintasan kereta api dengan rata-rata lama penutupan selama 86,17 detik diperoleh nilai panjang antrian sebesar 99.8 m.