KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN C1HAPIT KOTA BANDUNG
KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN CIHAPIT KOTA BANDUNG (Taufik Ismail, NRP 2220001 73, Pembimbing : Dwi Prasetyanto,.Ir.MT., sekian halaman, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Nasional, Bandung)
Persimpangan merupakan salah satu lokasi rawan terhadap kemacetan akibat konflik pergerakan kendaraan. Konflik pergerakan ini menyebabkan tundaan, kecelakaan serta kemacetan. Arus lalu lintas yang terlalu tinggi menimbulkan masalah karena adanya konflik yang meningkat, maka pemasangan lampu lalu lintas perlu dilakukan. Dalam penelitian ini, membahas perbandingan antara pengkoordinasian lampu lalu lintas persimpangan dengan program transyt 12. Transyt (TrMc Network Study Tool) adalah sebuah paket program untuk menentukan dan studi pengaturan sinyal lampu lalu lintas dalam suatu jaringan jalan dengan besar anis rata-rata diketahui. Penilaian suaiu model jaringan jalan diperhitungkan dari nilai Petformance Index-nya (PI), dimana hal ini dipengaruhi oleh jumlah tundaan dan berhenti kendaraan. Suatu cara pengoptimasian yang sistematis untuk menujukan nilai PI adalah dengan mencari nilai offset dan/atau nilai waktu hijau yang tepat. Diantara paket-paket program yang ada saat ini Transyt merupakan paket program yang umum digunakan. Adapun lokasi yang diamati dari penelitian ini adalah persimpangan Jalan RE mfartadimta 1 Jalan Lombok dan persimpangan Jalan RE Martadinata / Jalan Cihapit. Dari hasil analisis secara sistem oleh program Transyt 12, pada kondisi koordinasi tanpa optimasi diperoleh nilai rasio kendaraan berhenti total sebesar 3.3 15 stopds/mp, rasio kendaraan rata-rata adalah 0.829 stops/smp. Tundaan total adalah 23.350 smp-jam/jam, tundaan rata-rata adalah 5.838 smp-jam/jam dan panjang antrian sebesar 94.375 m. Adapun pada kondisi koordinasi dengan optimasi diperoleh nilai rasio nilai rasio kendaraan berhenti to mp, rasio kendaraan rata-rata adalah 0.739 stop/smp, tundaan total adalah 10.500 smp-jam/jam, tundaan rata-rata adalah 2.625 smp-jam/jam dan panjang antrian sebesar 34.563 m.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN C1HAPIT KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN C1HAPIT KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text
MLA Style
.KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN C1HAPIT KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text
Turabian Style
.KOORDINASI PENGATURAN SINYAL LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADLNATA/JALAN LOMBOK DAN PERSIMPANGAN JALAN RE. MARTADINATA/JALAN C1HAPIT KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2005.Text